Dinkes Kota Bengkulu Percepat Capaian Cek Kesehatan Gratis
- 03 Jun 2026 07:44 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kesehatan Kota Bengkulu resmi mengakselerasi capaian program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui strategi jemput bola. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program deteksi dini kesehatan yang saat ini masih tergolong rendah.
Program tersebut diawali dengan menyasar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pelaksanaannya dimulai dari internal Dinas Kesehatan Kota Bengkulu sebagai percontohan sebelum diperluas ke seluruh instansi pemerintahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengatakan bahwa langkah jemput bola ke kantor-kantor pemerintahan menjadi strategi penting dalam mendukung percepatan capaian program CKG. Selain memudahkan akses pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga bertujuan memastikan para pelayan publik mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan CKG untuk OPD, yang dimulai dari OPD Dinas Kesehatan Kota Bengkulu terlebih dahulu sebagai contoh. Langkah jemput bola ke kantor-kantor pemerintahan ini menjadi strategi penting agar para pelayan publik mendeteksi kondisi kesehatannya sejak dini sebelum mereka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujar Nelli, Rabu 3 Juni 2026.
Menurut Nelli, percepatan program ini menjadi sangat penting mengingat capaian CKG di Kota Bengkulu saat ini baru mencapai 2,07 persen. Sementara itu, pemerintah menargetkan angka partisipasi dapat meningkat hingga 26 persen pada akhir tahun 2026, dengan target jangka panjang menjangkau 46 persen dari total populasi penduduk.
Tidak hanya menyasar ASN, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu juga akan memperluas pelaksanaan program ke berbagai kelompok masyarakat. Setelah kegiatan skrining kesehatan di lingkungan OPD dan sekolah selesai dilaksanakan, tim medis dari sejumlah puskesmas akan turun langsung ke tengah masyarakat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari mandat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang membagi sasaran CKG ke dalam lima kategori kelompok umur berdasarkan siklus hidup. Dengan pendekatan tersebut, layanan kesehatan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
“Setelah dari OPD, gerakan CKG ini kemudian menyasar masyarakat dari berbagai kelompok umur. Kami mengimbau seluruh warga Kota Bengkulu untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas ini. CKG ini adalah kado pelayanan dari negara agar masyarakat kita tetap sehat, produktif, dan terhindar dari risiko penyakit kronis di masa depan,” kata Nelli.
Untuk mendukung kelancaran program, masyarakat diminta memanfaatkan aplikasi SatuSehat Mobile sebagai sarana registrasi tiket CKG sekaligus mengisi kuesioner skrining mandiri secara digital. Melalui aplikasi tersebut, proses pemeriksaan menjadi lebih mudah dan terintegrasi.
Hasil pemeriksaan kesehatan seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat nantinya akan tercatat secara otomatis dalam rapor kesehatan digital masing-masing warga. Data tersebut dapat menjadi acuan dalam pemantauan kondisi kesehatan secara berkelanjutan.
Melalui implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) dan strategi jemput bola yang masif, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis target nasional Cek Kesehatan Gratis dapat tercapai. Program ini sekaligus menjadi upaya nyata dalam mewujudkan masyarakat Kota Bengkulu yang sehat, produktif, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....