Pasca Idul Adha, Harga Cabai Naik
- 31 Mei 2026 12:03 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pasca hari raya Idul Adha, harga cabai di Pasar Purwodadi Arga Makmur alami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan harga ini terjadi padaseluruh jenis cabai, mulai dari cabai merah, cabai rawit hijau, dan cabai rawit merah.
Salah seorang pedagang Ketut Sudarmo mengatakan sebelumnya saat jelang hari raya Idul Adha 1 kilogram cabai merah dibandrol 45 ribu rupiah. Namun kini satu kilogram cabai merah dibandrol 55 ribu rupiah per kilogram.
"Cabai-cabai ini masih tinggi ya harganya. Cabai merah saja sekarang 55 ribu rupiah per kilogram," katanya.
Sementara cabai rawit hijau yang sebelumnya dibandrol 40 ribu rupiah per kilogram. Kini justru naik menjadi 55 ribu rupiah per kilogram.
Sedangkan cabai rawit merah menjadi komoditas yang mengalami kenaikan paling tinggi. Sebelumnya cabai rawit merah dibandrol 65 ribu rupiah per kilogram, namun kini naik menjadib90 ribu rupiah per kilogram.
"Cabai rawit juga naik harganya. Tapi cabai rawit merah atau cabai setan yang paling tinggi harganya," ujarnya..
Pedagang menyebut kenaikan harga cabai ini disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari petani. Baik itu petaniblokal maupun petanibdari luar daerah.
Kondisi tersebut membuat stok cabai di pasar menjadi terbatas. Serta berdampak pada kenaikan harga jualnya.
"Baiknya harga cabai ini karena memang dari distributornya sudah naik. Selain itu juga faktor pasokan yang sedikit," ucapnya.
Naiknya harga cabai ini dikeluhkan oleh para konsumen. Akibatnya antusias konsumen untuk membeli cabai menjadi menurun.
Salah seorang konsumen Marni mengaku sudah tidak bisa dengan kondisi seperti ini. Karena menurutnya setiap momen hari besar keagamaan harga sembako selalu naik.
"Memang biasanya seperti ini lah kalau lagi lebaran, pada naik semua harga bahan pokok. Tapi ya kebetulan saya sudah antisipasi dengan menyetok cabai kemaren jadi sekarang masih amanlah," ujar Marni
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....