BBPD Ingatkan Masyarakat Selalu Waspada Terhadap  Bencana Alam

  • 29 Mei 2026 18:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Selatan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan mengeluarkan peringatan darurat kepada masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem. Dimana cuaca ekstrem ini diprakirakan akan melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari kedepan.

Peringatan tersebut dikeluarkan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis hasil pemantauan terbaru. Dari hasil pemantauan tersebut menunjukkan adanya aktivitas awan hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Bengkulu Selatan.

Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan Nusadian Esa Putra, mengatakan, masyarakat tidak boleh lengah dengan perubahan cuaca yang terjadi pada saat ini. Menurutnya, cuaca ekstrem berpotensi muncul sewaktu-waktu, terutama pada siang hingga malam hari.

"Kami mengeluarkan peringatan darurat kepada masyarakat terkait potensi cuaca ekstrem buakn tanpa alasan. Namun kni beedasarkan rilis dari BMKG," katanya.

Maka dari itu masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan hujan deras yang disertai angin kencang dan sambaran petir. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, dan tanah longsor.

Selain itu, BPBD juga mengingatkan warga agar tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, papan reklame, maupun tiang listrik saat hujan deras dan angin kencang terjadi. Saat hujan turun masyarakat disarankan untuk menghindari aktivitas di sekitar daerah aliran sungai dan lereng rawan longsor.

"Bencana alam sebenarnya masih bisa kita cegah dengan berbagai langkah. Misalnya kita bekerja didekat aliran sungai, ketika hujan turun sebisa mungkin hentikam dulu aktivitas kita, karena kita tidak tau air bah dari hulu itu datangnya tidak dapat diprediksi," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk, BPBD Bengkulu Selatan telah menyiagakan seluruh personel selama 24 jam penuh. Tim reaksi cepat juga dipersiapkan untuk bergerak ke lokasi apabila terjadi bencana ataupun laporan dari masyarakat.

Masyarakat juga diingatkan agar selalu memantau perkembangan cuaca melalui sumber resmi seperti BMKG dan BPBD. Langkah tersebut penting guna menghindari penyebaran informasi palsu atau hoaks yang kerap muncul saat kondisi cuaca ekstrem. terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....