Masjid Agung At-Taqwa Ganti Kantong Plastik Kurban dengan Besek Ramah Lingkungan

  • 29 Mei 2026 07:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pengurus Masjid Agung At-Taqwa membuat terobosan baru dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dengan mengganti penggunaan kantong plastik sekali pakai menjadi wadah anyaman bambu atau besek untuk pembagian daging kurban kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya nyata mengurangi sampah plastik sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan di Kota Bengkulu.

Penggunaan besek dinilai lebih ramah lingkungan karena mudah terurai dan dapat dimanfaatkan kembali oleh warga. Selain itu, pengunaan besek juga dinilai lebih baik untuk wadah daging.

Proses pemotongan hingga distribusi hewan kurban di masjid tersebut turut ditinjau langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah. Dalam kegiatan itu, Medy didampingi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Henny Kusuma Dewi serta Ketua Umum Masjid Agung At-Taqwa Buya Yulkamra.

Medy memberikan apresiasi terhadap inovasi yang diinisiasi pengurus masjid tersebut. Menurutnya, penggunaan besek menjadi langkah cerdas dalam menekan pencemaran lingkungan akibat sampah plastik.

“Tahun ini ada salah satu terobosan dari pengurus Masjid Agung At-Taqwa yaitu wadah untuk pembagian dagingnya tidak lagi menggunakan kantong plastik tetapi sudah menggunakan besek yang lebih ramah lingkungan. Ini adalah terobosan yang sanggat bagus dan luar biasa, semoga bisa ditiru oleh pengurus masjid lainya,” ujar Medy, Jumst 29 Juli 2026.

Ia menambahkan, selain berdampak positif terhadap lingkungan, penggunaan besek bambu juga dipercaya mampu menjaga kualitas daging kurban agar lebih tahan lama dan tetap segar. Pemerintah Kota Bengkulu berharap inovasi ramah lingkungan ini tidak hanya diterapkan di Masjid Agung At-Taqwa, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid lain di Kota Bengkulu maupun di seluruh Provinsi Bengkulu.

“Jadi tidak akan mencemari lingkungan sekitarnya, nanti akan terurai, bisa dipakai lagi. Dan tadi Buya menyampaikan dagingnya insyaallah lebih awet, lebih nikmat rasa dibanding dikantongi dengan kantong plastik,” katanya.

Selain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, langkah ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban. Seperti di ketahui Masjid Agung At- Taqwa memotong 10 ekor hewan kurban dan membagikan 800 kupon ke masyarakat penerima.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....