jelang Iduladha, Harga Cabai Merah di Kota Bengkulu Mulai Naik

  • 25 Mei 2026 08:46 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu mulai mengalami kenaikan. Saat ini, harga cabai merah tercatat mencapai Rp60 ribu per kilogram, naik dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp45 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan masyarakat yang berbelanja kebutuhan dapur sehari-hari, terutama di Pasar Panorama Kota Bengkulu. Kenaikan ini dinilai masih dalam keadaan normal dan tidak mengalami lonjakan yang signifikan.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Panorama, Intan, mengatakan kenaikan harga dipengaruhi oleh kondisi stok cabai yang dinilai kurang bagus serta meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Ia menilai kenaikan harga saat ini tidak begitu signifikan, menurutnya beberpa waktu lalu harga cabai sempat menyentuh harga 80 ribu rupiah per kilogram.

“Sekarang harga cabai merah sudah Rp60 ribu per kilo. Minggu lalu masih sekitar Rp45 ribu sampai Rp50 ribu. Stok dari pemasok memang kurang bagus dan permintaan juga mulai naik,” ujar Intan, Minggu 24 Mei 2026.

Menurutnya, kenaikan harga bahan pokok seperti cabai merah menjelang Iduladha sudah menjadi kondisi yang hampir terjadi setiap tahun. Tingginya kebutuhan masyarakat untuk memasak dan menggelar berbagai kegiatan keluarga membuat permintaan pasar meningkat signifikan.

Selain cabai merah, sejumlah bahan kebutuhan dapur lainnya juga mulai menunjukkan kenaikan harga meski belum terlalu signifikan. Pedagang memperkirakan harga cabai masih berpotensi mengalami perubahan mendekati hari raya, tergantung pasokan dari daerah penghasil.

Masyarakat berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga tidak terlalu membebani pengeluaran rumah tangga menjelang perayaan Iduladha. Pemerintah daerah pun diharapkan terus memantau distribusi dan ketersediaan stok bahan pangan di pasaran agar lonjakan harga dapat dikendalikan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....