BPBD Kota Bengkulu Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

  • 22 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem yang kembali melanda wilayah Kota Bengkulu dalam beberapa hari terakhir. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, mengatakan kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi, berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir luapan, hingga gelombang tinggi di pesisir pantai,” ujar Made, Jumat 22 Mei 2026.

Menurutnya, ada beberapa poin penting yang perlu menjadi perhatian masyarakat guna mengurangi risiko bencana saat cuaca buruk terjadi. Terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar, seperti nelayan, dan lainya.

BPBD Kota Bengkulu meminta warga menghindari berteduh maupun memarkirkan kendaraan di bawah pohon besar dan papan reklame ketika hujan lebat serta angin kencang melanda. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena pohon maupun reklame berisiko tumbang sewaktu-waktu.

Selain itu, warga yang tinggal di kawasan rendah dan bantaran sungai juga diminta lebih waspada terhadap potensi banjir luapan. Masyarakat diharapkan aktif memantau debit air untuk mengantisipasi banjir kiriman yang bisa datang secara tiba-tiba.

BPBD juga mengingatkan nelayan dan pelaku wisata bahari agar selalu memantau informasi prakiraan cuaca sebelum beraktivitas di laut. Gelombang tinggi yang dipicu cuaca ekstrem dinilai dapat membahayakan keselamatan.

“Nelayan dan pelaku wisata pantai kami minta terus memantau informasi cuaca dari BMKG Bengkulu sebelum melaut atau beraktivitas di kawasan pesisir. Informasi dari BMKG sanggat penting, untuk memastikan nelayan dapat menghindari cuaca buruk,” katanya.

Di sisi lain, masyarakat diminta segera melaporkan apabila terjadi bencana di lingkungan sekitar melalui layanan darurat maupun langsung menghubungi BPBD Kota Bengkulu, Call Center 112, atau organisasi perangkat daerah terkait lainnya agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat. BPBD Kota Bengkulu memastikan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) tetap disiagakan selama 24 jam guna merespons setiap laporan warga terkait kejadian bencana.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....