Bengkulu Masuk Tipe Iklim Non-ZOM

  • 18 Mei 2026 15:12 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu menjelaskan bahwa wilayah Bengkulu termasuk dalam tipe iklim Non-Zona Musim (Non-ZOM). Kondisi ini menyebabkan pola pergantian musim hujan dan musim kemarau di Bengkulu tidak memiliki batas yang tegas seperti di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, mengatakan masyarakat perlu memahami karakteristik iklim Bengkulu yang berbeda dengan wilayah bertipe Zona Musim (ZOM). Kondisi tersebut membuat pola musim hujan dan musim kemarau di daerah ini tidak memiliki perbedaan yang tegas.

“Wilayah Bengkulu termasuk ke dalam tipe iklim Non-ZOM, artinya, pola musim hujan dan kemarau di daerah ini tidak memiliki batas yang jelas. Hujan masih bisa turun sewaktu-waktu meskipun sedang berada pada periode yang biasa disebut musim kemarau,” ujar Tri Widiarto, Senin 18 Mei 2026.

Ia menjelaskan, kondisi geografis Bengkulu yang berada di pesisir barat Pulau Sumatera serta berdekatan dengan Samudera Hindia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya potensi hujan sepanjang tahun. Menurutnya, meskipun intensitas hujan dapat mengalami penurunan pada periode tertentu, masyarakat tidak bisa sepenuhnya menganggap wilayah Bengkulu mengalami kemarau panjang tanpa hujan.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi cuaca tersebut masih berpeluang terjadi meski saat ini beberapa daerah di Indonesia mulai memasuki musim kemarau.

“Cuaca saat ini semakin dinamis, oleh karena itu masyarakat jangan hanya berpatokan pada istilah musim hujan atau musim kemarau. Yang paling penting adalah terus memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG,” katanya.

Selain itu, sektor pertanian, perikanan, hingga aktivitas pelayaran di Bengkulu diharapkan tetap memperhatikan pembaruan informasi cuaca yang dikeluarkan BMKG secara berkala. Hal ini agar masyarakat dapat mengantisipasi dampak perubahan cuaca yang terjadi sewaktu-waktu.

BMKG sendiri secara rutin memperbarui informasi prakiraan cuaca harian, potensi hujan, hingga peringatan dini cuaca ekstrem yang dapat diakses masyarakat melalui berbagai kanal resmi BMKG. Dengan karakteristik iklim Non-ZOM yang dimiliki Bengkulu, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami kondisi cuaca di daerahnya dan lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang dapat terjadi kapan saja.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....