Tabungan Warga Capai Puluhan Juta Berkat Sampah Rumah Tangga

  • 17 Mei 2026 15:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sampah rumah tangga yang biasanya dibuang begitu saja kini berubah menjadi sumber penghasilan bagi warga Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu. Melalui Bank Sampah Srikandi Merah Putih, masyarakat mulai merasakan manfaat ekonomi dari kebiasaan memilah dan menabung sampah.

Bahkan total tabungan nasabah saat ini sudah mencapai lebih dari Rp25 juta. Sebuah nilai yang relatif tidak sedikit.

Lurah Padang Harapan, Najamuddin mengatakan, bank sampah tersebut mulai berdiri sejak Juni 2025 dan kini terus berkembang dengan jumlah nasabah yang semakin bertambah. Menurutnya, program ini berhasil mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah rumah tangga. Warga kini mulai memahami bahwa sampah plastik, botol bekas, kardus, dan barang lainnya masih memiliki nilai jual jika dipilah dengan baik.

“Alhamdulillah sekarang jumlah nasabah sudah mencapai 63 orang. Warga sekarang semakin sadar kalau sampah ternyata punya nilai ekonomi,” ujar Najamudin Jumat 15 Mei 2026.Foto: Sofia Harianja.

Bank Sampah Srikandi Merah Putih sendiri dikelola oleh delapan ibu-ibu warga kelurahan. Karena seluruh pengurusnya perempuan, maka bank sampah itu diberi nama Srikandi Merah Putih.

Najamuddin menjelaskan, setiap warga yang ingin menjadi nasabah cukup membawa KTP dan kartu keluarga. Setelah terdaftar, warga dapat mulai menyetor sampah sesuai jadwal yang ditentukan.

Namun ada aturan khusus yang diterapkan pengelola, yakni sampah harus dalam kondisi bersih dan sudah dipilah berdasarkan jenisnya. Setiap Jumat pagi mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, warga rutin datang membawa sampah dari rumah masing-masing.

Sampah yang terkumpul kemudian ditimbang dan dicatat sebagai saldo tabungan nasabah. Selanjutnya, sampah tersebut dijual ke pengepul besar setiap dua minggu sekali.

“Kalau mau setor, sampah harus bersih dan sudah dipisahkan. Sehingga hasilnya langsung masuk ke tabungan nasabah,” katanya.

Menariknya, hasil tabungan sampah itu kini sudah dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Bahkan beberapa warga sudah menggunakan hasil tabungan tersebut untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat karena selain menjaga kebersihan lingkungan, warga juga mendapatkan tambahan nilai ekonomi. Keberhasilan Bank Sampah Srikandi Merah Putih juga mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Anshar Amin mengatakan, keberadaan bank sampah sangat membantu pemerintah dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Ia mengatakan, kesadaran masyarakat dalam memilah sampah kini terus meningkat.

Bahkan warga dari berbagai RT dan RW mulai rutin menyetorkan sampah setiap pekan. Saat ini terdapat sekitar 105 bank sampah yang tersebar di 67 kelurahan di Kota Bengkulu. Pemerintah berharap seluruh bank sampah dapat aktif sehingga penanganan sampah bisa lebih maksimal.

Dengan keberhasilan Bank Sampah Srikandi Merah Putih, masyarakat kini mulai melihat bahwa sampah bukan lagi sekadar limbah. Melainkan aset yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....