Film Pendek FH Unib Angkat Literasi Digital dan Kesadaran Hukum di Ruang Siber
- 13 Mei 2026 07:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang Semar Cinefest 2026. Tim produksi film pendek FH Unib berhasil meraih Juara I dalam kompetisi yang digelar di Universitas Sebelas Maret pada Minggu, 11 Mei 2026.
Prestasi tersebut diraih lewat film pendek berjudul Argumentum ad Fictione yang mengangkat tema literasi digital dan kesadaran hukum di ruang siber. Film ini diproduksi oleh tim mahasiswa yang dipimpin Azifah Syaqila Ravadina Suhendra bersama Reka Acintya, M. Alief Fadllika, M. Adyat Rizky, dan M. Alfami.
Keberhasilan tim FH Unib semakin istimewa karena mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia. Mereka bahkan berhasil mengungguli perwakilan dari Institut Seni Indonesia Surakarta yang dikenal memiliki reputasi kuat di bidang seni dan perfilman.
Melalui alur cerita yang kritis dan relevan, film tersebut menggambarkan tantangan perkembangan teknologi digital terhadap aspek etika dan hukum masyarakat modern. Karya itu juga menyoroti pentingnya pemahaman regulasi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang virtual.
Selain menghadirkan visual yang menarik, film ini dinilai berhasil menjadi media edukasi hukum yang komunikatif bagi generasi muda. Pendekatan sinematik yang digunakan membuat pesan hukum lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.
Capaian tersebut sekaligus menjadi sejarah baru bagi Fakultas Hukum Unib dalam bidang kreativitas mahasiswa. Argumentum ad Fictione tercatat sebagai film pendek bertema hukum pertama yang digagas secara resmi oleh mahasiswa FH Unib.
Dekan Fakultas Hukum Unib, Dr. M. Yamani, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa dalam menggabungkan substansi hukum dengan media sinema. Menurutnya, capaian tersebut membuktikan bahwa mahasiswa hukum mampu menghadirkan inovasi kreatif di luar pembelajaran konvensional di ruang kelas.
Ia menilai film dapat menjadi sarana edukasi hukum yang efektif karena lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, keberhasilan tim produksi film pendek FH Unib diharapkan mampu memotivasi mahasiswa lain untuk terus melahirkan karya kreatif yang bermanfaat bagi publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....