Bawaslu Kota Bengkulu dan Mafindo Kolaborasi Cegah Hoaks
- 12 Mei 2026 14:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Pengawas Pemilu Kota Bengkulu menggandeng Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Bengkulu dalam upaya memperkuat literasi digital masyarakat. Kolaborasi ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi maraknya penyebaran hoaks yang semakin mudah menyebar melalui media sosial dan platform digital.
Pertemuan antara kedua lembaga berlangsung di kantor Bawaslu Kota Bengkulu pada Selasa, 12 Mei 2026. Agenda tersebut menjadi ruang diskusi untuk menyusun strategi bersama dalam menciptakan ruang informasi yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Sekretaris DPW Mafindo Bengkulu, Iyud Dwi Mursito, hadir bersama relawan Oka Ridiansyah dan Mika Oktarita dalam kunjungan tersebut. Mereka menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap arus disinformasi.
Iyud menyampaikan bahwa masyarakat perlu dibekali kemampuan memilah dan memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya kembali. Menurutnya, literasi digital bukan hanya soal memahami teknologi, tetapi juga tentang membangun budaya kritis dalam menerima informasi.
Kunjungan Mafindo disambut langsung oleh Komisioner Bawaslu Kota Bengkulu, Leka Yunita dan Ahmad Maskuri, bersama jajaran sekretariat. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peluang penyelenggaraan pelatihan bersama bagi masyarakat dan komunitas lokal.
Leka Yunita menilai kolaborasi dengan komunitas literasi digital menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah derasnya arus informasi daring. Ia menyebut peningkatan pemahaman masyarakat terhadap bahaya hoaks dapat membantu mencegah munculnya konflik dan kesalahpahaman di lingkungan publik.
Sinergi antara Bawaslu Kota Bengkulu dan Mafindo diharapkan dapat berlanjut melalui program edukasi yang menyentuh hingga tingkat akar rumput. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, upaya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bebas dari informasi menyesatkan diyakini akan lebih efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....