Kuliah Umum Green Demokrasi di UMB, Sultan: Kampus Tempat Diskusi Demokrasi
- 11 Mei 2026 09:52 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. (Hc) Sultan B. Najamuddin, memberikan kuliah umum bertajuk Green Demokrasi: Arah Masa Depan Demokrasi Indonesia di Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lantai 6 Gedung Hasan Din tersebut dihadiri ratusan mahasiswa dan civitas akademika.
Dalam pemaparannya, Ketua DPD RI Sultan menegaskan bahwa kampus memiliki peran penting sebagai pusat lahirnya gagasan, ilmu pengetahuan, dan peradaban demokrasi. Karena itu, dirinya selalu menyempatkan hadir di lingkungan kampus setiap melakukan kunjungan ke daerah.
“Bagi saya, kampus adalah laboratorium ilmu pengetahuan sekaligus ruang membangun peradaban demokrasi. Dari denyut kampus, kita bisa melihat dinamika sosial politik yang terjadi di daerah hingga tingkat nasional,” ujar Sultan.
Senator dari Bebgkulu ini juga menilai mahasiswa merupakan kunci utama dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, menyiapkan generasi terbaik bangsa tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang, pembinaan, dan kesiapan mental generasi muda sejak sekarang.
“Kalau kita ingin menyambut Indonesia Emas 2045, maka mahasiswa hari ini harus semakin percaya diri, terlatih, dan yakin bahwa mereka mampu menjadi bagian dari puncak kemajuan bangsa,” katanya.
Sultan berharap kampus tetap menjadi ruang kritis dalam mengawal demokrasi. Apalagi dirinya mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan solusi dan gagasan terhadap berbagai persoalan bangsa.
“Kampus harus tetap kritis. Kritik yang disampaikan akan lebih bermakna jika disertai ide dan solusi untuk penyelesaian masalah,” tegas Senator asal Bengkulu tersebut.
Pada kesempatan itu, Sultan juga menyinggung komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan prioritas di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), termasuk Bengkulu.
Dia menyebut sejumlah program strategis seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, hingga program bedah rumah akan terus diperjuangkan meski terdapat penyesuaian kebijakan nasional.
“Saya sebagai putra Bengkulu tentu akan terus mendorong program-program prioritas agar pembangunan daerah tetap berjalan,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, Sultan mengajak mahasiswa Bengkulu untuk berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Ia mengaku bangga dapat menjadi bukti bahwa putra daerah Bengkulu juga mampu meraih posisi strategis di tingkat nasional.
“Saya ingin anak-anak Bengkulu yakin bahwa siapa pun bisa berhasil jika memiliki tekad dan perencanaan yang baik,” ucapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Susianto, berharap adanya dukungan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa, khususnya melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Dikatakannya, dari sekitar 5 ribu pengajuan KIP setiap tahun, kampus baru mampu menerima sekitar 2 ribu mahasiswa penerima bantuan.
“Kami berharap ada dukungan agar lebih banyak mahasiswa mendapatkan beasiswa. Alhamdulillah, Ketua DPD RI siap membantu penambahan alokasi beasiswa,” kata Susianto.
Lebhh lanjut UMB juga tengah mendorong pengembangan kawasan kopi seluas 12 ribu hektare di Bengkulu agar memiliki legalitas dan kualitas ekspor melalui kerja sama dengan Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kuliah umum berlangsung hangat dan interaktif. Suasana semakin meriah karena kegiatan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun Sultan B. Najamuddin. Dalam kesempatan itu, mahasiswa juga mendapatkan voucher belanja elektronik yang dibagikan langsung oleh Ketua DPD RI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....