Pemkot Bengkulu Akan Kembali Tertibkan Pedagang Langgar Perda

  • 10 Mei 2026 08:53 WIB
  •  Bengkulu

‎‎RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu bersama aparat gabungan dari Polresta Bengkulu, Kodim Kota Bengkulu, dan Denpom Bengkulu mematangkan rencana penertiban dan penataan kawasan Pasar Panorama melalui rapat koordinasi. Rapat yang berlangsung di ruang kerja Kasatpol PP Kota Bengkulu tersebut membahas langkah teknis operasi penertiban yang akan dilakukan dalam waktu dekat guna menciptakan kawasan pasar yang tertib, nyaman, dan aman bagi masyarakat.

‎‎Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang mengatakan, pemerintah sebelumnya telah berulang kali memberikan teguran dan melakukan penertiban terhadap pedagang yang melanggar aturan. Namun, masih banyak pedagang yang tetap berjualan di area terlarang seperti bahu jalan dan trotoar.

‎‎“Kita sepakat bahwa di Pasar Panorama sudah seringkali diberikan teguran dan penertiban, tetapi sepertinya kurang dipahami sama pedagang-pedagang yang melanggar. Jadi kemungkinan besar nanti kita akan bertindak lebih keras dalam proses ini, tetapi tetap mengedepankan kaidah-kaidah humanis,” ujar Sahat, Jumat 8 Mei 2026.

‎‎Menurutnya, langkah tegas perlu dilakukan agar penataan pasar dapat berjalan maksimal dan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan pengunjung pasar. Meski demikian, pendekatan persuasif dan humanis tetap menjadi prioritas dalam pelaksanaan penertiban nantinya.

‎‎Pemerintah Kota Bengkulu juga memastikan telah menyiapkan tempat relokasi bagi pedagang. Sebanyak 261 lapak di dalam kawasan pasar telah tersedia untuk menampung pedagang yang selama ini masih berjualan di luar area yang ditentukan.

‎‎Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Rozi Ismariandi menegaskan bahwa penataan Pasar Panorama dilakukan demi kepentingan bersama, baik pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen. ‎Ia menyebut, penertiban tidak hanya berkaitan dengan penempatan pedagang, tetapi juga menyangkut kebersihan, kenyamanan, dan keteraturan kawasan pasar secara menyeluruh.

‎‎“Penertiban, penataan, penempatan pedagang, dan kebersihan di kawasan Pasar Panorama ini untuk kepentingan dan kenyamanan bersama. Jika kawasan pasar itu nyaman, tertib, pasti pembeli akan nyaman masuk dan berbelanja,” kata Rozi.

‎‎Rapat koordinasi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut menghasilkan kesepakatan bersama untuk segera melaksanakan operasi penertiban dalam waktu dekat. ‎Selain unsur TNI dan Polri, rapat juga dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah terkait seperti Bapenda, Dinas PUPR, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Singaran Pati, Camat Gading Cempaka, serta Lurah Dusun Besar dan Lurah Panorama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....