Jelang Iduladha Harga Cabai Merah Mahal

  • 09 Mei 2026 21:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang Hari Raya Iduladha, harga cabai merah di Kota Bengkulu mengalami kenaikan cukup tinggi. Di sejumlah pasar tradisional dalam kota, harga cabai merah kini sudah menembus Rp75 ribu per kilogram, padahal dua pekan sebelumnya masih berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut dikeluhkan masyarakat karena dinilai semakin memberatkan kebutuhan rumah tangga. Terlebih menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti kenaikan sejumlah bahan pokok lainnya, yang semakin memberitakan masyarakat.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Panorama Kota Bengkulu mengatakan, melonjaknya harga cabai merah dipengaruhi minimnya stok dari pemasok, sementara permintaan masyarakat terus meningkat. Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir pasokan cabai yang masuk ke pasar berkurang sehingga harga terus bergerak naik.

Meski harga mahal, kebutuhan masyarakat terhadap cabai tetap tinggi sehingga penjualan masih berjalan normal. Masyarakat lebih memilih mengurangi pembelian cabai, agar mampu membeli kebutuhan pokok lainya.

“Stok sekarang memang sedikit, sedangkan permintaan mulai banyak karena mendekati Iduladha. Harga sekarang sudah ada yang Rp75 ribu per kilo, memang pembeli ada yang mengurangi jumlah belanja, tapi penjualan masih cukup stabil,” ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.

Para pedagang juga mengaku kenaikan harga terjadi bertahap sejak dua pekan terakhir. Awalnya harga masih berkisar Rp30 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram, namun terus mengalami kenaikan akibat terbatasnya pasokan dari daerah penghasil.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Nabila mengaku khawatir dengan mulai naiknya harga sejumlah bahan pangan di pasaran. Menurutnya, kondisi tersebut membuat pengeluaran rumah tangga semakin besar.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, khususnya cabai merah yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasa aman tanpa terus dihantui dengan mahalnya bahan pangan di pasaran.

“Kami khawatir harga terus naik, bukan cuma cabai tapi biasanya bahan pokok lain juga ikut naik menjelang hari raya. Tentu ini cukup memberatkan, terutama saat ini kondisi perekonomian sedikit sulit,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....