Erna Sari Dewi Datang Membawa Harapan di tengah Luka Banjir Lebong

  • 09 Mei 2026 20:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Hujan yang mengguyur Kabupaten Lebong beberapa waktu terakhir meninggalkan luka bagi banyak warga. Banjir yang menerjang sejumlah wilayah tidak hanya merendam rumah dan merusak infrastruktur, tetapi juga menghadirkan kecemasan bagi masyarakat yang berharap ada bantuan segera datang.

Di tengah situasi itu, anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, menjadi sosok pertama yang turun langsung ke lokasi bencana. Legislator yang akrab disapa ESD itu datang meninjau kondisi warga sekaligus membawa bantuan untuk masyarakat terdampak banjir.

Kehadiran ESD disambut haru warga. Banyak masyarakat mengaku selama ini hanya bisa menyampaikan keluhan melalui media sosial sambil berharap ada pihak yang mendengar kondisi mereka.

“Hari ini sebenarnya saya turun berdasarkan banyak sekali laporan masyarakat. Dari media sosial masyarakat Lebong meminta bahwa bagaimana kemudian ini bisa dibantu,” ujar ESD saat berada di lokasi.

Foto : Ketika ESD berfoto bersama anak korban banjir.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan, ESD bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Ia menghubungi Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, Pemerintah Provinsi Bengkulu, hingga sejumlah BUMN agar penanganan dampak banjir dapat segera dilakukan.

Baginya, keselamatan masyarakat jauh lebih penting dibanding sekadar batas wilayah kerja.

“Ketika kita sudah bicara bahwa ada bencana dan ada keselamatan masyarakat yang kemudian berbahaya, yang harus kita lakukan gerakan cepat, maka kita tidak bicara soal batas kerja atau batas wilayah,” tegasnya.

Tak hanya membawa bantuan pribadi, politisi NasDem ini juga menginisiasi dukungan dari berbagai pihak seperti Pelindo, Bank Syariah Indonesia, BPBD Provinsi Bengkulu, hingga pengerahan alat berat untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Ekskavator pun mulai diterjunkan ke sejumlah titik terdampak sejak sehari sebelumnya. Perlahan, akses jalan yang sempat rusak mulai diperbaiki agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.

“Saya telpon Balai Wilayah Sungai Tujuh, saya telpon siapkan ekskavator, dan kemarin sudah dikirim, sudah bekerja malah, sudah dilaporkan beberapa titik yang sudah diperbaiki,” jelasnya.

Foto : Ketika ESD menyalurkan bantuan ke anak-anak korban banjir.

Di tengah lumpur dan sisa banjir yang masih terlihat, kedatangan bantuan dan perhatian itu menjadi secercah harapan bagi warga Lebong. Bagi Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini, penanganan bencana bukan sekadar tugas jabatan, melainkan panggilan kemanusiaan yang harus diutamakan demi keselamatan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....