BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Bengkulu, Warga Diminta Waspada
- 07 Mei 2026 23:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bengkulu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya sejumlah bencana alam di beberapa wilayah Bengkulu.
Beberapa kejadian yang telah terjadi di antaranya meluapnya sungai di Ketahun serta banjir di Kabupaten Lebong. Kondisi ini menjadi indikator adanya peningkatan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
BMKG menyebutkan sejumlah daerah rawan terdampak cuaca ekstrem, antara lain Kabupaten Lebong, Bengkulu Tengah, dan Bengkulu Utara. Masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut diminta waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang.
Prakirawan cuaca BMKG Stasiun Bengkulu, Evi Ismi Azizah, menyampaikan bahwa puncak potensi cuaca ekstrem diperkirakan terjadi pada 7 Mei 2026. Peluang terjadinya kondisi tersebut bahkan mencapai sekitar 70 persen.
Sementara itu, pada periode 8 hingga 13 Mei 2026, wilayah Bengkulu diperkirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Meski demikian, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena dapat memicu bencana susulan.
BMKG menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh suhu muka laut di perairan Bengkulu yang masih hangat, yakni sekitar 29 derajat Celcius. Selain itu, adanya konvergensi angin turut memicu pertumbuhan awan konvektif yang membawa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Faktor lain yang turut mendukung terbentuknya cuaca ekstrem adalah tingginya kelembapan udara di beberapa lapisan atmosfer. Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi bencana secara dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....