Bengkulu Selatan Optimis Tekan Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas

  • 07 Mei 2026 16:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Selatan -Tunggakan pajak kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini sudah mencapai 1,4 miliar rupiah. Dalam hal ini Inspektorat Bengkulu Selatan akan menggelar audit menyeluruh terhadap pembayaran pajak seluruh kendaraan dinas di lingkup Organisasi Perangkat Daerah.

Kepala Inspektorat Bengkulu Selatan, Hamdan Syarbaini, mengatakan audit kali ini dilakukan sangat serius. Seluruh berkas kendaraan dinas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah akan diperiksa satu per satu.

“Tunggakan pajak kendaraan dinas Kabupaten Bengkulu Selatan saat ini telah mencapai 1,4 miliar rupiah. Jadi kami akan lakukan audit secara menyeluruh,” ujarnya.

Hamdan mennyebut angka tunggakan pajak kendaraan dinas yang mencapai 1,4 miliar rupiah ini dianggap tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena ini mencederai prinsip ketaatan hukum dan kedisiplinan aparatur negara.

“Tunggakan sebesar ini tentunya tidak bisa kita biarkan begitu saja. Karena membayar pajak kendaraan dinas wajib dilakukan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah,” katanya.

Sesuai amanah Bupati Bengkulu Selatan sasaran audit mencakup semua level. Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah harus melunasi pajak kendaraan dinas yang digunakan oleh pejabat eselon II, III, hingga IV.

Selain itu audit ini nantinya tidak hanya menyasar kendaraan dinas milik Organisasi Perangkat Daerah saja. Namun kendaraan dinas yang ada di Pemerintahan Desa juga akan diaudit.

“Tidak ada toleransi bagi pejabat yang lalai membayar pajak. Kendaraan dinas yang ada di desa juga merupakan tanggung jawap kepala desa,” ucapnya.

Masalah tunggakan pajak kendaraan dinas ini memang bukanlah hal yang baru. Setiap masalah ini tidak pernah tuntas, sehingga tunggakan terus menumpuk.

Padahal, kendaraan dinas dibeli dan dirawat menggunakan uang negara, yang sebagian besar bersumber dari pajak masyarakat. Maka dari itu padatahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan optimis, akan menekan tunggakan pajak kendaraan dinas.

“Setiap tahun masalah pajak kendaraan dinas ini memang tak kunjung usai. Tapi kami optimis tahun ini akan menurunkan jumlah tunggakan hingga 50%,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....