Makam Fatmawati Soekarno Rencananya Dipindahkan ke Bengkulu

  • 06 Mei 2026 14:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana mengusulkan pemindahan makam Ibu Negara pertama Indonesia, Fatmawati Soekarno, dari Jakarta ke kampung halamannya di Bengkulu. Hal tersebut disampaikan dalam rapat pembentukan tim kajian yang dipimpin oleh Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, pada Rabu, 6 Mei 2026.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami mengusulkan agar makam Ibu Fatmawati dapat dipindahkan ke Bengkulu, tanah kelahiran beliau,” ujar Khairil dalam rapat tersebut. Rencananya, makam akan dipindahkan ke kompleks Taman Remaja yang akan direvitalisasi menjadi kawasan terpadu.

Usulan ini nantinya akan disampaikan secara resmi kepada pihak terkait, terutama kepada pihak keluarga serta Kementerian Sosial. Selain menjadi destinasi wisata sejarah melalui makam Ibu Fatmawati, area Taman Remaja juga akan dilengkapi dengan masjid, jogging track, dan sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Fatmawati Soekarno dikenal luas sebagai penjahit Sang Saka Merah Putih dan merupakan istri Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Keduanya pertama kali bertemu saat Soekarno menjalani masa pengasingan di Bengkulu, lalu mereka menikah pada 1 Juni 1943.

Bendera pusaka tersebut dijahit pada tahun 1944 dan berkibar secara resmi saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Perempuan yang lahir dengan nama asli Fatimah ini lahir di Bengkulu pada 5 Februari 1923.

Ia merupakan putri tunggal dari pasangan tokoh Muhammadiyah, Hasan Din, dan Siti Chodijah. Fatmawati kemudian wafat di Malaysia pada 14 Mei 1980 dan hingga saat ini dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Atas jasa-jasanya, ia dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Abdurrahman Wahid melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TK/2000 dengan gelar Ibu Agung. Sebagai bentuk penghormatan abadi, pemerintah juga telah membangun Monumen Fatmawati di tanah kelahirannya di Kota Bengkulu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....