Diskominfotik Usulkan BTS, Satu Data hingga Smart Province ke Senator Destita

  • 06 Mei 2026 11:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyampaikan langsung sejumlah kebutuhan prioritas transformasi digital Bengkulu kepada Anggota DPD RI/MPR RI apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., saat kunjungan kerja di kantor Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Rabu 6 Mei 2026. Fokus utama yang diajukan meliputi pembangunan BTS di empat wilayah blank spot, penguatan sinyal di 36 desa slow spot, serta dukungan pusat untuk pengembangan infrastruktur digital daerah.

Nelly menegaskan salah satu kebutuhan paling mendesak adalah pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di empat wilayah blank spot di Provinsi Bengkulu serta penguatan jaringan komunikasi di 36 desa kategori slow spot. Menurutnya, pemerataan akses sinyal menjadi fondasi penting agar masyarakat di seluruh wilayah Bengkulu dapat memperoleh layanan komunikasi dan informasi yang setara.

Selain pembangunan BTS, Diskominfotik juga mengusulkan dukungan terhadap penguatan pusat data pemerintahan. Saat ini, kapasitas penyimpanan data nasional sementara yang dimiliki Provinsi Bengkulu dinilai masih sangat terbatas untuk menampung keseluruhan data pemerintahan daerah secara optimal.

“Kami menyampaikan aspirasi terkait pembangunan BTS untuk daerah blank spot, penguatan sinyal di desa slow spot, serta kebutuhan storage data nasional sementara karena kapasitas kami masih terbatas,” ujar Nelly.

Lebih lanjut, Nelly juga memaparkan kebutuhan dukungan pusat terhadap program Satu Data Bengkulu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pembangunan sarana-prasarana digital, pengadaan server, hingga penguatan infrastruktur fisik penunjang transformasi digital. Menurutnya, seluruh kebutuhan tersebut diarahkan untuk mewujudkan transformasi digital Provinsi Bengkulu menuju smart province, sekaligus mendukung kabupaten dan kota agar berkembang menjadi smart city dan smart regency yang terintegrasi.

“Kami juga membutuhkan dukungan advokasi agar seluruh kepala daerah di Provinsi Bengkulu memperoleh support dalam pengembangan smart kabupaten dan kota,” tuturnya. Dalam kesempatan itu, Diskominfotik juga memaparkan Program Kerja Prioritas 2026 yang berfokus pada empat pilar utama pembangunan sektor komunikasi dan digitalisasi daerah.

Pilar pertama adalah Transformasi Komunikasi dan Konektivitas melalui target produksi 1.800 konten publikasi pembangunan yang akan disebarluaskan melalui media sosial resmi pemerintah dan kerja sama media massa. Pilar kedua, Pengembangan SDM dan Digitalisasi Desa, diwujudkan melalui pelatihan SPBE dan cyber security bagi 37 peserta yang terdiri dari ASN dan pelajar melalui dukungan CSR BUMN.

Pilar ketiga adalah Penguatan Jaringan Internet Desa, termasuk relokasi satelit Ku-Band serta optimalisasi Combat di Desa Tenangan, Kabupaten Seluma. Sedangkan pilar keempat ialah pengembangan 30 portal desa “Petik Buahati” sebagai langkah standardisasi website desa guna meningkatkan keterbukaan data pembangunan desa di seluruh Bengkulu.

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Senator Destita menegaskan komitmennya sebagai wakil daerah di tingkat pusat untuk memperjuangkan kebutuhan strategis Bengkulu, khususnya dalam sektor komunikasi, digitalisasi, dan pemerataan akses informasi. “Seluruh aspirasi dari Diskominfotik, KIP, dan KPID ini menjadi PR bersama. Kami siap berkolaborasi dan berjuang agar apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Bengkulu dapat diperjuangkan di pusat,” kata Destita.

Ia menambahkan penguatan infrastruktur digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagian penting dari pembangunan daerah yang akan menentukan percepatan pelayanan publik, akses pendidikan, ekonomi digital, serta pemerataan pembangunan hingga wilayah pelosok. Destita memastikan sinergi antara DPD RI, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta lembaga komunikasi daerah akan terus diperkuat agar seluruh program prioritas dapat terealisasi secara bertahap.

“Ini kita dorong bersama-sama. InsyaAllah kita perjuangkan agar seluruh aspirasi ini bisa diwujudkan demi kepentingan masyarakat Provinsi Bengkulu,” katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....