Aklamasi, Demon-Gilang Pimpin AJI Bengkulu 2026-2029

  • 03 Mei 2026 18:11 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Proses aklamasi mewarnai Konferensi Kota (Konferta) ke-IV Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu, Minggu, 3 Mei 2026, dengan menetapkan Demon Fajri sebagai Ketua dan Gilang Tri Wibisono sebagai Sekretaris AJI Bengkulu periode 2026-2029. Keduanya dipercaya memimpin organisasi profesi jurnalis tersebut untuk tiga tahun ke depan.

Penetapan Demon Fajri dan Gilang Tri Wibisono dilakukan dalam forum Konferta ke-IV AJI Bengkulu yang digelar di Hotel Santika Bengkulu. Pemilihan secara aklamasi mencerminkan kepercayaan anggota terhadap duet kepemimpinan baru untuk melanjutkan estafet organisasi di tengah tantangan dunia pers yang terus berkembang.

Demon Fajri diketahui merupakan jurnalis Bincang Perempuan, sementara Gilang Tri Wibisono merupakan jurnalis Kompas TV. Keduanya kini mendapat mandat memimpin AJI Bengkulu menggantikan kepengurusan periode 2023-2026.

Pada periode sebelumnya, AJI Bengkulu dipimpin Yunike Karolina sebagai ketua dan Demon Fajri sebagai sekretaris. Masa kepengurusan tersebut resmi berakhir pada Mei 2026, sehingga Konferta ke-IV menjadi forum penting untuk memilih kepemimpinan baru.

Dalam sambutannya usai terpilih, Demon Fajri menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin AJI Bengkulu selama tiga tahun ke depan. “Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, ini amanah besar yang tentu tidak bisa dijalankan sendiri," kata Demon Fajri sembari berharap dukungan dan masukan dari seluruh anggota agar AJI Bengkulu semakin baik.

Ia mengatakan, kepengurusan baru akan dihadapkan pada tantangan besar, terutama di era digital yang terus berubah. Menurutnya, organisasi profesi jurnalis harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik.

“Perubahan digital sangat cepat. Tantangannya bukan hanya persaingan media, tetapi juga maraknya informasi yang belum tentu benar. Karena itu, AJI Bengkulu harus hadir menjaga profesionalisme dan kualitas jurnalisme,” ucapnya.

Selain itu, Demon menegaskan pentingnya memperkuat solidaritas antaranggota, meningkatkan kapasitas jurnalis, dan menjaga independensi profesi dari berbagai bentuk intervensi. Sementara itu, Sekretaris terpilih Gilang Tri Wibisono menyatakan siap mendampingi ketua dalam menjalankan program organisasi.

Ia menilai AJI Bengkulu memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem pers yang sehat di daerah. “Kami ingin AJI Bengkulu menjadi rumah bersama bagi jurnalis yang menjunjung integritas, kompetensi, dan kebebasan pers,” ucap Gilang.

Konferta ke-IV AJI Bengkulu juga dihadiri Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Bayu Wardhana. Dalam kesempatan itu, Bayu menegaskan bahwa konferensi kota merupakan bagian penting dari regenerasi organisasi dan proses demokrasi internal AJI.

“Konferta adalah ruang penyegaran organisasi. Dari sini lahir kepemimpinan baru dan semangat baru untuk menjawab tantangan zaman,” kata Bayu Wardhana.

Ia menilai saat ini jurnalis menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan terhadap kebebasan pers, intervensi berbagai kepentingan, hingga perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Menurut Bayu, di tengah situasi tersebut, organisasi profesi seperti AJI harus semakin aktif merawat solidaritas sesama jurnalis dan meningkatkan kualitas karya jurnalistik.

“Ada peluang besar, tetapi juga tantangan besar. Karena itu, jurnalis harus sering berkumpul, berdiskusi, dan memikirkan strategi bagaimana merawat profesi ini,” ujarnya.

Terpilihnya Demon Fajri dan Gilang Tri Wibisono secara aklamasi menunjukkan semangat kebersamaan di internal organisasi. Dengan kepemimpinan periode 2026-2029, AJI Bengkulu diharapkan mampu menjawab tantangan era digital, menjaga marwah profesi jurnalis, serta terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kebebasan pers dan profesionalisme media di Bengkulu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....