Harga Sapi Kurban di Bengkulu Utara Meningkat
- 03 Mei 2026 15:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, permintaan hewan kurban di Kabupaten Bengkulu Utara mulai meningkat. Bahkan menurut peternak sapi yang menjual hewan kurban, pembeli tidakhanya dari dalam Kabupaten Bengkulu Utara saja namun ada juga dari kabupaten lainnyal
Salah seorang penjual sapi kurban, di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya Bawor mengatakan dalam satu bulan terkahir ia sudah menerima banyak pesanan sapi kurban. Bahkan hingga saat ini pesanan juga masih berdatangan.
“Ya memang sudah dari bulan kemaren itu sudah bnayka yang pesan sapi ke kita. Kalau yang pesan masih didominasi dari Bengkulu Utara, ada jga yang dari Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu ada juga,” katanya.
Bawor menyebut yang membeli sapi kurban ini tidak hanya secara mandiri saja. Namun ada juga yang untuk rombongan atau kelompok.
Jenis sapi yang paling banyak dicari oleh pembeli yakni sapi bali. Selain karena postur tubuh yang ideal untuk kurban, perawatan sapi bali ini juga dinilai oleh pternak lebih mudah.
“Ada yang belu peorangan ada juga yang kelompok. Paling banyak yang beli untuk kelompok,” ucapnya.
Seiring dengan meningkatnya peminat sapi kurban, harga jualnyapu alami kenaikan. Bawor menyebut sebelumnya pada Idul Adha tahun lalu harga sapi kurban dibandrol 14 juta rupiah per ekor sampai 15 juta rupiah per ekor.
Namun pada tahun ini harga sapi kurban dibandrol 16 juta rupiah per ekor untuk harga paling rendah. Sedangkan harga tertinggi mencapai 20 juta rupiah per ekor.
“Untuk ukuran sapi yang standar kisaran 16 juta rupiah sampai 17 juta rupiah per ekor. Untuk yang perorangan ada juga yang sampai 20 juta rupiah per ekor,” ujarnya.
Meski harga mengalami kenaikan, minat masyarakat untuk berkurban dinilai cukup tinggi. Kondisi ini menjadi momentum baik bagi para peternak lokal untuk meningkatkan produksi sekaligus menjaga kualitas ternak.
Biasanya setiap kali Idul Adha, Bawor mengaku dapat menjual sapi kurban peliharaanya sebanyak 40 hingga 50 ekor. Pada tahun ini ia berharap penjualan sapi kurbannya dapat mencapai jumlah yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Walaupun harga sapi kurban ini sedang naik, tapi minat yang mau kurban itu cukup banyak. Melihat antusias masyarakat ini saya berharap sapi kurban jualan saya banyak yang kalu, paling tidak sama seperti tahun lalu,” ucapnya.
Dalam menjaga kualitas hewan kurban di Kabupaten Bengkulu Utara. Dinas Tanaman Pangan dan Holtikurturla setempat memalui bidang peternakan telah mulai melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban.
Pelaksaan pemeriksaan kesehatan hewan kurban ini dilakukan secara bertahap di wilayah yang memang banyak populasi hewan kurban. Selain pengecekan kesehatan, tim kesehatan hewan juga melakukan vaksinasi PMK.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....