OJK Bengkulu dan IWO Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Lebong

  • 29 Apr 2026 12:47 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Lebong - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Bengkulu memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui kegiatan edukasi di Kabupaten Lebong, Selasa 28 April 2026. Kegiatan yang digelar di Aula Bappeda Lebong tersebut menghadirkan Kepala OJK Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi, Ketua IWO Bengkulu Musdamori, S.Sos., C.MK., serta jajaran pengurus dan anggota IWO dari berbagai daerah di Bengkulu.

Kepala OJK Bengkulu Ayu Laksmi Syntia Dewi mengatakan, tingkat literasi keuangan masyarakat masih perlu diperkuat agar masyarakat lebih memahami produk jasa keuangan legal dan terhindar dari berbagai praktik keuangan ilegal. OJK menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi keuangan yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Media memiliki peran besar dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui sinergi dengan IWO, kami berharap informasi terkait keuangan dapat tersampaikan secara benar dan mencegah masyarakat dari praktik ilegal,” ujar Ayu.

Ia menambahkan, edukasi keuangan yang masif sangat penting di tengah perkembangan era digital yang diiringi maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong. Dengan penguatan ini media bisa menjadi wadah informasi kepada masyarakat untuk memberi pemahaman mengenai literasi keuangan.

Sementara itu, Ketua IWO Bengkulu Musdamori menegaskan komitmen organisasi pers tersebut untuk mendukung penuh program literasi keuangan yang dijalankan OJK. IWO kata dia, memiliki jaringan yang luas hingga dapat menjangkau ke setiap lini masyarakat.

“Kami siap menjadi mitra strategis OJK dalam menyampaikan edukasi keuangan kepada masyarakat. Khususnya dalam menghadapi tantangan era digital seperti maraknya pinjaman online ilegal dan investasi bodong,” kata Musdamori.

Melalui kegiatan ini, peserta juga diberikan pemahaman mengenai prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, pentingnya memilih layanan keuangan resmi, serta mengenali ciri-ciri investasi ilegal. Kolaborasi OJK dan IWO Bengkulu diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keuangan, memperkuat perlindungan konsumen, dan mendorong masyarakat lebih cerdas dalam mengelola keuangan secara aman di era digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....