Harga Sawit Bengkulu Naik! tapi Pengusaha Banyak yang Absen

  • 19 Apr 2026 17:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu kembali menggelar rapat bersama para pengusaha sawit pada Kamis, 16 April 2026. Rapat ini bertujuan untuk menetapkan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode kedua bulan April 2026.

Hasil rapat tersebut menyepakati bahwa harga TBS sawit ditetapkan sebesar Rp3.463 per kilogram. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp3.173 per kilogram.

Keputusan harga tersebut bersifat wajib dan harus dipatuhi oleh seluruh perusahaan maupun pengelola TBS di Provinsi Bengkulu. Pemerintah daerah menegaskan bahwa kepatuhan ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, yang turut hadir dalam rapat tersebut menginstruksikan Dinas TPHP untuk melakukan pengawasan ketat. Langkah ini diambil agar seluruh perusahaan benar-benar menerapkan harga yang telah disepakati bersama.

Mian menegaskan bahwa pengawasan ini penting agar petani dan pengepul sama-sama merasakan manfaat dari kenaikan harga TBS. Meski demikian, ia mengakui bahwa harga TBS di Bengkulu masih berada di bawah harga di Provinsi Riau yang telah mencapai sekitar Rp4.000 per kilogram.

Dalam rapat kali ini, dari total 55 perusahaan yang diundang, hanya empat pengusaha sawit yang hadir. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena minimnya partisipasi dapat mempengaruhi efektivitas pengambilan keputusan.

Ke depan, Mian meminta seluruh perusahaan untuk lebih aktif dan hadir dalam setiap rapat penetapan harga. Ia menekankan bahwa forum ini sangat penting untuk menjaga transparansi, keadilan, serta keberlangsungan sektor perkebunan sawit di Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....