Stok BMHP Terhambat, RSUD M. Yunus Jemput Pakai Ambulans
- 17 Apr 2026 11:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Manajemen RSUD dr. M. Yunus Bengkulu bergerak cepat menangani kendala pelayanan hemodialisis yang sempat tertunda akibat keterlambatan pengiriman bahan medis habis pakai (BMHP) pada Kamis, 16 April 2026. Keterlambatan ini disebabkan oleh kendala teknis pada pihak ekspedisi sehingga stok bahan medis yang sangat dibutuhkan pasien cuci darah tidak kunjung tiba di rumah sakit.
Kondisi tersebut sempat menyebabkan pelayanan terhadap puluhan pasien cuci darah mengalami penundaan jadwal yang cukup signifikan dari waktu biasanya. Hingga pukul 12.00 WIB, pihak rumah sakit terus berupaya menghubungi pihak ekspedisi untuk meminta kepastian, namun mereka belum memperoleh respons yang memuaskan.
Tak ingin menunggu lebih lama, tim manajemen segera melakukan pelacakan posisi barang melalui sistem GPS dan menemukan lokasi logistik tersebut berada di wilayah Seluma. Menyikapi situasi darurat ini, jajaran direksi RSUD dr. M. Yunus mengambil keputusan berani dengan mengirimkan ambulans untuk menjemput langsung BMHP tersebut.
Direktur RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan, menegaskan bahwa langkah jemput bola ini dilakukan demi memastikan keselamatan dan hak pelayanan seluruh pasien tetap terpenuhi. “Karena proses pengiriman terkendala dan belum ada respons ekspedisi, kami berinisiatif menjemput langsung BMHP tersebut menggunakan ambulans rumah sakit,” kata Hery saat memberikan keterangan.
Aksi sigap ini membuahkan hasil positif karena bahan medis yang dijemput langsung dapat segera tiba di rumah sakit untuk digunakan dalam tindakan medis. Langkah tersebut sangat krusial guna memastikan pelayanan pasien cuci darah dapat kembali berjalan normal tanpa harus menunggu jadwal pengiriman reguler yang tidak pasti.
Insiden ini juga mendapat perhatian serius dari Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang datang langsung melakukan inspeksi mendadak bersama Kepala Dinas Kominfotik, Nelly Alesa. Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa komitmen "Bantu Rakyat" harus diwujudkan melalui solusi nyata terhadap setiap kendala yang menghambat pelayanan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....