Jelang Idul Adha, Pengecekan Kesehatan Hewan Qurban Akan Dilakukan

  • 17 Apr 2026 08:33 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha tahun 2026. Dinas Pertanian Kabupaten Kaur melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan akan melakukan pengecekan kesehatan terhadap hewan ternak milik warga, Khususnya ternak yang akan diperjualbelikan untuk qurban.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Kaur Hengki Tomi mengataakan pengecekan kesehatan hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Fitri adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Untuk pelaksananaya akan dilakukan secara bertahap di wilayah-wilayah yang memang banyak populasi hewan qurban, seperti sapi, kerbau dan kambing.

"Ini memang agenda rutin kita dalam menghadapi Hari Raya Idul Adha. Pengecekan kesahatan hewan ini akan kita lakukan di beberapa kecamatan yang memang banyak populasi ternaknya," katanya.

Tujuan dari kegiatan rutin ini untuk memastikan, hewan ternak yang akan disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha nanti dalam keadaan sehat dan terbebas dari penyakit berbahaya. Sehingga kualitas daging kurban terjamin dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.

"Ini adalah langkah kita untuk menjaga kualitas daging kurban akan aman saat nantinya dimasak oleh masyarakat. Selain itu juga sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit hewan menular," ujarnya.

Salah satu yang paling diwaspadai adalah penyakit Septicaemia Epizootica (SE) atau yang lebih dikenal dengan penyakit ngorok.

Berdasarkan data pada awal tahun yang lalu kasus ngorok di Kabupaten Kaur sempat meledak dan tercatat ada ratusan ekor ternak sapi dan kerbau milik warga yang terpapar penyakit tersebut.

Penyakit Septicaemia Epizootica (SE) merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri pasteurella multocida yang menyerang saluran pernapasan dan akan menyebabkan kematian pada hewan ternak. Selain melakuman vaksinasi, peternak bisa melakukan bebagai langkah pencegahan secara mandiri, yakni dengan mengandankan hewan ternak, memberikan disinfaksi pada kandang serta tempat makan tenak dan menghentikan aktifitas jual beli ternak

"Tidak hanya terhadap penyenakit SE saja. Namun peternak juga harus waspada terhadap semua jenis penyakit meular yang bisa menyerang hewan ternak," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....