Sebanyak 875 Desa di Bengkulu Belum Terima Dana Desa Tahap I

  • 15 Apr 2026 07:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Penyaluran Dana Desa tahap pertama di Provinsi Bengkulu tahun 2026 masih belum merata. Hingga pertengahan April, tercatat masih ada 875 desa yang belum menerima pencairan dana tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu, Mohamad Irfan Surya Wardana, mengungkapkan bahwa percepatan penyaluran sangat bergantung pada kesiapan administrasi di tingkat desa. Dari total 1.341 desa penerima Dana Desa tahun ini, baru 466 desa yang telah menerima penyaluran. Hingga Minggu (12/4/2026), total dana yang telah disalurkan mencapai Rp57,9 miliar.

“Kami berharap desa-desa tersebut segera melengkapi dokumen persyaratan agar penyaluran bisa dipercepat. Sehingga penyaluran dana desa tahap pertama ini bisa tersalurkan” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Irfan menjelaskan, capaian penyaluran tertinggi saat ini berada di Kabupaten Mukomuko, di mana hampir 96 persen desa telah menerima Dana Desa tahap pertama. Sementara itu, tiga daerah lainnya belum mencatatkan realisasi penyaluran sama sekali, yakni Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kaur, dan Kabupaten Lebong.

Padahal, menurut Irfan, ketiga daerah tersebut pada tahun sebelumnya termasuk wilayah dengan realisasi penyaluran Dana Desa tertinggi di Provinsi Bengkulu. Ia menilai, kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama adanya perubahan regulasi yang baru diterbitkan pada Februari 2026.

Perubahan aturan tersebut berdampak pada kesiapan administrasi desa, sehingga proses pengajuan pencairan membutuhkan penyesuaian. Selain itu, terdapat kebijakan baru dalam pengelolaan Dana Desa, termasuk alokasi sebagian dana untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

“Kebijakan ini membuat sebagian dana yang sebelumnya digunakan langsung untuk program desa kini dialihkan untuk mendukung pembiayaan koperasi. Seperti pembangunan gerai dan operasional yang dilakukan secara bertahap melalui Dana Desa,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap optimistis realisasi penyaluran akan terus meningkat dalam waktu dekat. Hal ini seiring dengan mulai diselesaikannya penyesuaian administrasi oleh pemerintah desa.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....