jelang Idul Adha Tim Kesehatan Hewan Mulai Lakukan Vaksinasi PMK
- 14 Apr 2026 16:50 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Menjelang hari Raya Idul Adha tahun 2026, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Peternakan melalui pusat kesehatan hewan telah mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak di Kabupaten Bengkulu Utara. Salah satu kegiatan yang tengah dilakukan saat ini ialah melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku atau PMK.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, Novitra mengatakan vaksinasi tersebut sebagai upaya pemerintah daerah agar hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba benar-benar dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit. Shingga nantinya saat hewan ternak tersebut dikurban dagingnya layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
| Baca juga: Pasca Idul Adha Harga Bawang Merah Turun |
“Kami telah mulai melakukan vaksin PMK terhadap hewan ternak. Ini kami lakukan sebagai upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat dan menjaga kualitas daging hewan qurban,” katanya.
Dalam pelaksanan vaksinasi ini DDinas Tanaman Pangan Holtikultura Dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara menyiapkan 2.000 dosis vaksin. Vaksin ini telah disebar di Puskeswan yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.
| Baca juga: Pasca Idul Adha, Harga Cabai Naik |
Yakni Puskeswan Putri Hijau sebanyak 1.000 dosis, Puskeswan Argamakmur 600 dosis dan Puskeswan Kerkap sebanyak 4.00 dosis. Masing-masing puskeswan tersebut mengakomodir kecamatan terdekat di wilayahnya.
“Untuk vaksinasi PMK ini ada 2.000 dosis vaksin yang kita siapkan. Vaksin-vaksin ini sudah kita sebar ke masing-masing Puskeswan, nanti tim ksehatan di sana yang akan melakukan vaksinasi,” ujarnya.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh tim kesehatan hewan di masing-masing Puskeswan pada tahun 2026 ini belum ditemukan adanya kasus PMK di Kabupaten Bengkulu Utara. Kendati demikian Pemerintah Daerah tetap menghimbau kepada seluruh pemilik hewan ternak untuk mengikuti proses vaksinasi dan memastikan hewan ternak mereka menerima perawatan kesehatan yang secara optimal.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kualitas daging qurban. Sehingga masyarakat dapat menikmati daging qurban dengan tenang tanpa khawatir terhadap penyakit hewan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....