BPOM Bengkulu Tingkatkan Standar Keamanan Pangan UMKM Lewat Bimtek CPPOB
- 11 Apr 2026 23:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Bengkulu menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) bagi 31 pelaku UMKM. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 8–10 April 2026, di Aula TUK Balai POM Bengkulu, Jalan Batanghari, Kota Bengkulu.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, didampingi Ketua Tim Sertifikasi Balai POM, Yunika Sary. Kodon menegaskan pentingnya pembinaan bagi pelaku UMKM agar mampu menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, dan memiliki daya saing di pasar.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi komprehensif terkait penerapan CPPOB yang mencakup 25 aspek penting. Materi tersebut meliputi lingkungan sarana produksi, sanitasi, pengendalian proses, hingga teknik pengemasan dan penyimpanan produk.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai potensi bahaya dalam pangan, baik yang bersifat biologis, kimia, maupun fisik, serta langkah-langkah pencegahannya guna menjamin keamanan produk yang dihasilkan.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari PT Konimex yang memberikan materi terkait pentingnya pengendalian distribusi pangan secara menyeluruh. Pengendalian tersebut mencakup proses penerimaan bahan, penyimpanan, hingga pengiriman produk agar tetap terjaga mutu dan terhindar dari kontaminasi.
Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh materi mengenai sistem ketelusuran dan penarikan produk. Dalam sesi ini, ditekankan pentingnya pencatatan bahan baku, penggunaan kode produksi, serta kesiapan pelaku usaha dalam melakukan penarikan produk apabila ditemukan ketidaksesuaian.
Sebagai bagian dari penguatan sistem mutu, peserta juga diberikan pemahaman terkait audit internal guna memastikan penerapan CPPOB dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Melalui metode pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung seperti penyusunan dokumen dan pendaftaran CPPOB melalui sistem OSS, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memenuhi standar keamanan pangan.
Yunika Sary mengakhiri, Balai POM di Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha, sehingga UMKM di daerah dapat berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....