El Nino Sebabkan Kekeringan saat Musim Kemarau, Bengkulu Tetap Aman
- 06 Apr 2026 17:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian karena diperkirakan akan memengaruhi kondisi cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Dampaknya pun mulai diantisipasi oleh sejumlah daerah, termasuk Bengkulu yang dikenal memiliki karakter iklim berbeda dibanding wilayah lain.
Prakirawan dari BMKG Kelas IIIA Stasiun Klimatologi Bengkulu, Intan Rahma, menyebutkan bahwa dampak El Nino tetap akan dirasakan di Bengkulu. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi cuaca di daerah tersebut tidak bisa diprediksi secara pasti karena dipengaruhi banyak faktor.
Menurutnya, El Nino umumnya memicu cuaca panas ekstrem serta kemarau panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Meski demikian, intensitas dampaknya sangat bergantung pada kondisi geografis masing-masing daerah.
Ia menjelaskan bahwa Bengkulu bukan termasuk wilayah kering, sehingga respons terhadap El Nino berbeda dibanding provinsi lain yang lebih rentan kekeringan. Faktor letak geografis ini membuat Bengkulu masih memiliki potensi hujan meskipun berada dalam periode kemarau.
Lebih lanjut, El Nino diperkirakan akan mulai terjadi pada kisaran bulan Juli hingga Oktober, yang bertepatan dengan puncak musim kemarau di Indonesia. Pada periode tersebut, sebagian besar wilayah biasanya mengalami penurunan curah hujan secara signifikan.
Namun demikian, masyarakat Bengkulu diminta tidak perlu terlalu khawatir menghadapi fenomena ini. Pasalnya, wilayah tersebut masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas rendah hingga sedang, sehingga risiko kekeringan ekstrem relatif kecil.
Kendati begitu, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Pemerintah dan pihak terkait juga diharapkan terus melakukan pemantauan dan sosialisasi agar dampak El Nino dapat diantisipasi dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....