Pemprov Bengkulu Matangkan Kesiapan Haji April 2026
- 06 Apr 2026 16:17 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat Tim Percepatan Akses Daerah (TPAD) untuk mematangkan persiapan keberangkatan jemaah haji pada Senin (6/4). Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, memimpin pertemuan tersebut guna memastikan seluruh tahapan teknis berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
Jemaah haji asal Provinsi Bengkulu dijadwalkan mulai berangkat menuju embarkasi penuh pada 24 April 2026 mendatang. Pemerintah daerah kini tengah fokus menyelesaikan proses lelang transportasi udara untuk mengangkut jemaah dari embarkasi antara menuju bandara keberangkatan internasional.
Tantangan besar muncul pada tahun ini akibat adanya kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur yang dipicu konflik global. Kondisi tersebut menyebabkan tawaran harga dari maskapai penerbangan meningkat signifikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Khairil Anwar menegaskan bahwa meskipun anggaran sedang terbatas, prioritas utama tetap diberikan pada kenyamanan dan keselamatan para jemaah. Pemerintah bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sedang mencari opsi terbaik untuk menutupi kebutuhan tambahan biaya operasional tersebut.
Koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak ada aturan hukum yang dilanggar dalam pengambilan kebijakan anggaran. Kepastian keberangkatan jemaah menggunakan jalur udara menjadi komitmen mutlak yang ingin dijaga oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun ini.
Selain masalah haji, rapat koordinasi ini juga menekankan pentingnya peran media massa dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Media diharapkan tidak hanya menjadi sarana publikasi, tetapi juga aktif menjalankan fungsi pengawasan terhadap setiap program strategis pemerintah.
| Baca juga: Bunda PAUD Kota Bengkulu Pantau MPLS |
Khairil menginginkan adanya mekanisme pengawasan yang tepat agar setiap kebijakan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat secara transparan. Sinergi antara birokrasi dan pers dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat penyebarluasan informasi terkait perkembangan persiapan haji ini. Pihaknya akan memastikan masyarakat mendapatkan data yang akurat dan tepat waktu melalui berbagai kanal komunikasi resmi milik pemerintah.
Dukungan teknologi informasi akan terus dioptimalkan guna mempermudah akses jemaah terhadap jadwal keberangkatan serta alur bantuan dari pemerintah. Semua upaya ini dilakukan agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Bengkulu dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang berarti.
Integrasi antara kesiapan logistik dan pengawasan publik diharapkan mampu membawa pelayanan haji ke level yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Pemerintah optimis bahwa dengan kerja sama yang solid, seluruh jemaah dapat beribadah dengan tenang dan kembali sebagai haji mabrur. (MC)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....