Pemkot Bengkulu Buka Usulan PJU dari Warga

  • 02 Apr 2026 07:31 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu membuka akses bagi masyarakat untuk mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) melalui mekanisme administrasi berjenjang. Kebijakan ini dilakukan seiring percepatan program “Bengkuluku Terang Benderang” yang menjadi salah satu prioritas pembangunan tahun 2026 di Kota Bengkulu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, menjelaskan bahwa masyarakat dapat menyampaikan kebutuhan penerangan di lingkungan masing-masing. Pengajuan ini melalui jalur resmi agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan pemerintah.

“Warga cukup mengajukan proposal melalui Ketua RT setempat. Kemudian diketahui oleh lurah untuk dilakukan verifikasi di tingkat kelurahan,” ujar Toni.

Ia menjelaskan, setelah melalui proses verifikasi di tingkat kelurahan, usulan tersebut akan diteruskan kepada Wali Kota Bengkulu. Selanjutnya, surat permohonan akan didisposisikan ke Dinas Perhubungan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut Toni, pihaknya akan melakukan survei teknis di lapangan guna memastikan kelayakan lokasi yang diusulkan. Selain itu, realisasi pemasangan juga akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah daerah.

Di sisi lain, Pemkot Bengkulu menargetkan pemasangan sebanyak 1.095 unit lampu jalan sepanjang tahun 2026 dengan total anggaran sekitar Rp7 miliar. Program ini tidak hanya mencakup penambahan titik baru, tetapi juga peremajaan lampu lama yang sudah tidak optimal.

Penggunaan teknologi lampu LED menjadi salah satu fokus utama dalam program ini, mengingat efisiensinya dalam penggunaan energi sekaligus mampu memberikan pencahayaan yang lebih maksimal. Sejumlah kawasan publik juga menjadi prioritas, termasuk Pantai Panjang, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Lebih lanjut, Pemkot Bengkulu juga mulai mengembangkan sistem pintar atau smart system pada PJU. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan penerangan jalan sekaligus memperindah tata kota secara keseluruhan.

Toni menekankan pentingnya kelengkapan data dalam setiap proposal yang diajukan masyarakat, seperti detail lokasi, jumlah titik lampu yang dibutuhkan, serta kondisi lingkungan sekitar agar memudahkan proses verifikasi dan tindak lanjut. Melalui skema ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan penerangan jalan, sekaligus mempercepat terwujudnya lingkungan kota yang aman, nyaman, dan tertata dengan baik.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....