PJJ Dibatalkan, Sekolah di Bengkulu Tetap Tatap Muka
- 01 Apr 2026 07:30 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Wacana penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau sekolah daring yang sempat direncanakan mulai 1 April 2026 resmi dibatalkan oleh pemerintah pusat. Kebijakan tersebut sebelumnya digulirkan sebagai langkah antisipasi untuk menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah potensi krisis energi global.
Isu krisis energi mencuat seiring meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah. Khususnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang dikhawatirkan berdampak pada stabilitas pasokan energi dunia.
Namun demikian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh Indonesia tetap berjalan normal secara tatap muka. Dan tidak dialihkan ke sistem daring seperti yang sempat direncanakan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu memastikan akan mengikuti instruksi terbaru dari pemerintah pusat. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan bahwa aktivitas sekolah di daerah tetap berlangsung seperti biasa.
“Untuk saat ini, kami masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah pusat. Namun yang jelas, kegiatan pembelajaran di Kota Bengkulu tetap berjalan normal seperti biasa,” ujar Ilham.
Ia menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan siap menindaklanjuti apabila terdapat kebijakan baru dari kementerian. Meski demikian, selama belum ada surat edaran resmi, seluruh sekolah diminta tetap fokus pada proses belajar mengajar di kelas.
Sekolah-sekolah di Kota Bengkulu terpantau tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Dengan tetap mengedepankan efisiensi di lingkungan masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....