Buayan Keliling Wahana Bianglala dan Komedi Putar Tradisional ala Kota Curup
- 22 Mar 2026 06:39 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Rejang Lebong - Suasana lapangan PBSI Curup kembali ramai saat wahana permainan tradisional hadir khusus pada momen Idulfitri. Warga dari berbagai usia memadati area tersebut untuk menikmati hiburan sederhana yang sarat nilai nostalgia.
Salah satu daya tarik utama adalah komedi putar dan bianglala tradisional yang digerakkan menggunakan tenaga manusia. Wahana ini dikenal sebagai Buayan Keling yang hanya muncul setahun sekali dan menjadi hiburan khas masyarakat.
Meskipun tradisional, terbuat dari kayu, dan bertenaga manusia namun wahana ini terawat dengan baik. Kayu yang dipakai disebut merupakan kayu khusus yang kian tahun kian mengeras bahkan sulit ditembus paku.
Buayan Keling diketahui hanya beroperasi selama tiga hari saat perayaan Idulfitri berlangsung. Momen singkat ini dimanfaatkan warga untuk merasakan kembali permainan tradisional yang sudah jarang ditemui.
Widya, warga Kota Curup, mengaku memiliki pengalaman unik saat mencoba wahana tersebut. Ia merasakan keseruan sekaligus ketegangan karena putaran dilakukan secara manual oleh para pengayuh.
Menurut Widya, sensasi naik komedi putar tradisional terasa lebih dekat dan membumi dibanding wahana modern. Ia bahkan sempat tertawa bersama penumpang lain karena gerakan putaran yang tidak selalu stabil.
Hal serupa juga dirasakan saat menaiki bianglala tradisional yang berderit pelan saat berputar. Widya menyebut suara dan gerakan tersebut justru menambah kesan klasik yang menghibur.
Untuk menikmati wahana ini, pengunjung hanya perlu membayar tarif sebesar Rp5.000 per orang. Keberadaan Buayan Keling pun diharapkan terus dilestarikan agar tradisi lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....