H-2 Lebaran, Penumpang Bandara Fatmawati Bengkulu Diperkirakan Capai 3.200 Orang

  • 18 Mar 2026 21:44 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu diprediksi terjadi pada Kamis 19 Maret 2026 atau H-2 Idulfitri. Executive General Manager (EGM) Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhammad Haekal, mengatakan hal tersebut berdasarkan tren peningkatan jumlah penumpang serta adanya permintaan penambahan penerbangan dari maskapai.

Haekal menjelaskan, sejak 13 Maret 2026 hingga sehari sebelumnya, total pergerakan penumpang tercatat mencapai 11.471 orang atau meningkat sekitar 1,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, jumlah penerbangan relatif stabil, yakni sekitar 92 flight.

“Untuk puncak arus mudik kami perkirakan terjadi pada Kamis. Karena ada penambahan extra flight atau penerbangan tambahan,” ujarnya, Rabu 18 Maret 2026.

Pada hari puncak, diperkirakan terdapat tambahan 1 hingga 3 penerbangan dari maskapai. Secara keseluruhan, total penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan, bisa mencapai sekitar 24 flight dalam sehari.

Dengan penambahan tersebut, jumlah penumpang diprediksi mencapai sekitar 3.200 orang, baik yang datang maupun berangkat melalui Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. “Dengan tambahan flight ini, tentu berdampak pada peningkatan jumlah penumpang, terutama yang datang ke Bengkulu,” jelasnya.

Selain itu, pihak bandara juga melakukan peningkatan fasilitas guna menunjang keamanan dan kenyamanan penumpang. Di antaranya penambahan perangkat keamanan seperti dua unit X-ray bagasi dan tiga unit walk-through metal detector dibandingkan tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, sistem pengawasan juga diperkuat dengan penambahan CCTV sehingga jangkauan pemantauan keamanan menjadi lebih optimal. “Dengan penambahan fasilitas ini, kami pastikan proses arus mudik dan arus balik berjalan aman dan lancar,” katanya.

Ia menegaskan, kelancaran operasional bandara tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Sejumlah stakeholder seperti kepolisian, petugas kesehatan, serta instansi terkait lainnya turut terlibat dalam pengamanan dan pelayanan selama periode mudik.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami juga didukung oleh para stakeholder untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” tambahnya. Haekal juga menyebutkan, jumlah penumpang pada puncak arus mudik tahun ini diperkirakan melampaui capaian tahun sebelumnya yang berada di angka sekitar 3.150 orang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....