Mafindo Terus Dorong Pemanfaatan AI Beretika bagi Pelajar dan Guru

  • 12 Mar 2026 07:51 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Komunitas Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Bengkulu kini kian rutin menggelar kegiatan bertajuk AI Ready ASEAN dan AI Goes To School (AIGTS) sebagai upaya meningkatkan literasi kecerdasan buatan di kalangan masyarakat dan pelajar. Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukasi digital yang bertujuan memperkenalkan teknologi AI secara bijak dan bertanggung jawab.

Koordinator wilayah Mafindo Bengkulu, Gushevinalti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi perkembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Menurutnya, pemahaman tentang AI perlu diperluas agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara positif sekaligus menghindari penyalahgunaan.

Program AI Ready ASEAN merupakan inisiatif literasi digital yang bertujuan meningkatkan kesiapan masyarakat di kawasan Asia Tenggara dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan. Melalui program ini, peserta diberikan pemahaman tentang cara kerja AI, dampaknya terhadap kehidupan, serta pentingnya penggunaan teknologi secara etis dan bertanggung jawab.

Sementara itu, AI Goes To School atau AIGTS adalah program edukasi yang secara khusus menyasar pelajar di tingkat sekolah. Program ini menghadirkan materi pengenalan dasar tentang AI, manfaatnya dalam dunia pendidikan, serta risiko yang perlu diwaspadai dalam penggunaan teknologi digital.

Dalam kegiatan tersebut, relawan Mafindo memberikan materi melalui diskusi interaktif, pemaparan contoh penggunaan AI, hingga sesi tanya jawab bersama peserta. Pendekatan ini dilakukan agar peserta lebih mudah memahami konsep teknologi yang kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Gushevinalti menambahkan bahwa literasi AI sangat penting untuk membangun masyarakat yang kritis terhadap informasi digital. Ia menekankan bahwa pemahaman yang baik dapat membantu masyarakat menghindari penyebaran hoaks maupun manipulasi konten yang memanfaatkan teknologi AI.

Melalui kegiatan AI Ready ASEAN dan AI Goes To School, Mafindo Bengkulu berharap masyarakat dan pelajar dapat lebih siap menghadapi era transformasi digital. Program ini juga diharapkan dapat mendorong generasi muda menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Ratusan guru sudah mendapatkan pembekalan pemanfaatan AI untuk kegiatan pembelajaran, sementara ribuan siswa sudah menerima sosialisasi pemanfaatan AI yang beretika. Dalam waktu dekat Mafindo Bengkulu menargetkan 1000 orang pelajar akan mendapatkan pelatihan pemanfaatan AI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....