Pemprov Bengkulu Bentuk Pokja Mangrove
- 11 Mar 2026 22:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dengan membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD). Pembentukan kelompok kerja tersebut ditandai dengan pelaksanaan lokakarya yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di Hotel Santika Bengkulu pada Rabu, 11 Maret 2026.
Lokakarya ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta para pemangku kepentingan dalam pengelolaan ekosistem mangrove. Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pengelolaan mangrove di Provinsi Bengkulu dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mendukung pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah. Menurutnya, keberadaan kelompok kerja ini menjadi langkah konkret dalam menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Bengkulu.
Herwan menjelaskan bahwa mangrove memiliki fungsi yang sangat strategis bagi lingkungan pesisir. Selain mampu menahan abrasi pantai, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di kawasan pesisir.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui edukasi lingkungan, kegiatan rehabilitasi, serta penanaman mangrove secara berkelanjutan di berbagai wilayah pesisir.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan pengurus Kelompok Kerja Mangrove Daerah Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bengkulu, Safnizar, ditetapkan sebagai ketua, sementara Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Ketahun, Remran, dipercaya sebagai sekretaris.
Melalui pembentukan Kelompok Kerja Mangrove Daerah ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap upaya pelestarian mangrove dapat dilakukan secara lebih terarah dan terkoordinasi. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat program rehabilitasi, perlindungan, serta pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan di wilayah pesisir Bengkulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....