Pelatihan Pembuatan Sabun BRIN, Dewi Coryati Dorong Inovasi UMKM di-Bengkulu
- 09 Mar 2026 13:25 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Program Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi pada Masyarakat (PKPRIM) berupa pelatihan pembuatan sabun digelar sebagai hasil kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Komisi X DPR RI. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan hasil riset dan inovasi agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ibu rumah tangga dari Kabupaten Bengkulu Tengah dan Seluma.
Anggota Komisi X DPR RI, Dr, Drh, Hj. Dewi Coryati, MSi menyampaikan apresiasi kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional yang terus menghadirkan program PKPRIM sebagai bentuk nyata hilirisasi riset kepada masyarakat.
Menurutnya, program ini sangat penting karena mampu mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.
“Terima kasih dan apresiasi kepada BRIN yang terus menghadirkan program PKPRIM sebagai wujud nyata bagaimana hasil riset bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan penggiat ekonomi kreatif,” ujarnya.
Politisi perempuan PAN ini menjelaskan, Provinsi Bengkulu, khususnya wilayah Seluma dan Bengkulu Tengah, memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kelapa sawit hingga berbagai tanaman herbal. Dimana potensi tersebut dapat diolah menjadi produk turunan bernilai tambah, salah satunya sabun berbasis bahan lokal.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diperkenalkan pada proses pembuatan sabun yang tidak hanya sekadar mencampur bahan, tetapi juga menerapkan prinsip sains, presisi, serta inovasi berbasis riset. Dengan formula yang tepat, bahan alami yang sesuai, dan kemasan yang menarik, produk sabun dapat memiliki nilai ekonomi yang jauh lebih tinggi dibandingkan bahan mentahnya.
"Peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai penerapan inovasi pembuatan sabun berbasis riset dan standar keamanan dari BRIN, menjaga kualitas produk agar aman bagi kulit dan ramah lingkungan, serta meningkatkan nilai tambah potensi lokal agar mampu bersaing sebagai produk unggulan daerah," katanya.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menegaskan bahwa kemandirian ekonomi dapat dimulai dari kreativitas di tingkat rumah tangga dan komunitas. Melalui keterampilan sederhana seperti pembuatan sabun, masyarakat dapat membuka peluang usaha yang berkelanjutan.
Ia menambahkan, Komisi X DPR RI akan terus mendukung berbagai program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Hal ini dilakukan agar inovasi dan ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Dengan inovasi, kolaborasi, dan semangat bersama, kami yakin produk lokal dari Seluma dan Bengkulu Tengah dapat berkembang menjadi kebanggaan Bengkulu bahkan Indonesia,” tutur Dewi Coryati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....