Pemkot Bengkulu dan Polresta Tinjau SPBU, Pastikan Stok BBM

  • 07 Mar 2026 06:59 WIB
  •  Bengkulu

‎RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran kepolisian melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). ‎Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi bersama Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, sebagai langkah memastikan stabilitas pasokan BBM sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.

‎Dalam tinjauan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Bengkulu dalam kondisi aman dan terkendali. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan BBM di tangki penyimpanan SPBU masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

‎“Dari hasil pengecekan tadi, stok masih tersedia. Ada yang tersisa 11 ton, ada juga sekitar 8 ton. Kalaupun habis, pasokan baru akan langsung masuk. Jadi kami minta masyarakat jangan khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying,” ujar Dedy.

‎Selain memastikan ketersediaan stok, Pemerintah Kota juga memberikan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM. Pemkot Bengkulu telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memantau aktivitas pengisian yang mencurigakan di SPBU.

‎Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat menegaskan pihaknya siap mengambil tindakan hukum terhadap pelaku atau oknum pengunjal. Yaitu oknum yang mengisi BBM secara berulang-ulang dengan tujuan menimbun.

‎“Kami minta pengelola SPBU untuk waspada. Jika ada mobil atau orang yang sama bolak-balik mengisi BBM, segera laporkan melalui call center Polri di nomor 110. Kami akan menempatkan anggota untuk berpatroli, memastikan antrean tertib serta menindak tegas siapa saja yang mencoba mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini,” kata Rahmad.

‎Peninjauan mendadak ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi cepat antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk meredam potensi kepanikan masyarakat. Wali Kota juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan, mulai dari Polresta hingga Polda Bengkulu, sangat solid dalam menjaga stabilitas serta kenyamanan masyarakat.

‎Sementara itu, pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti antrean secara tertib. Pengawasan di sejumlah SPBU juga akan diperketat selama 24 jam guna mencegah adanya praktik kecurangan maupun penimbunan BBM di lapangan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....