Bem Unihaz Kritik Menu MBG Ramadan, BGN Bengkulu Nyatakan Sesuai Perhitungan Gizi
- 06 Mar 2026 07:05 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.Id, Bengkulu - Viralnya polemik terkait pernyataan dari pihak SPPG di Provinsi Bengkulu mengenai porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menarik perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Situasi ini memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai tata kelola dan pelaksanaan program tersebut.
Presiden Mahasiswa BEM Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH (Unihaz) Pajar Pratama, menilai polemik tersebut menjadi indikasi perlunya penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan program MBG di Provinsi Bengkulu. Program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat tersebut diharapkan dapat dijalankan secara optimal dan bebas dari berbagai polemik.
Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah hal yang menjadi perhatian publik, seperti kualitas dan kuantitas porsi makanan hingga mekanisme pelaksanaan SPPG di Provinsi Bengkulu. "Kejelasan informasi terkait aspek-aspek tersebut penting agar masyarakat dapat memahami secara utuh pelaksanaan program," kata Pajar, Kamis 5 Maret 2026.
| Baca juga: MBG Tidak Ada Lagi Makanan Kering |
BEM Unihaz juga menegaskan bahwa Kepala Regional SPPG Bengkulu diharapkan dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Hal tersebut dipandang sebagai bentuk tanggung jawab moral dan akademik dalam memastikan kebijakan publik berjalan sesuai tujuan serta tepat sasaran.
Apabila di kemudian hari ditemukan adanya indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program, maka diperlukan langkah evaluasi dan audit secara menyeluruh. Upaya tersebut penting dilakukan guna menjaga integritas program serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Regional SPPG Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang, menyatakan bahwa penilaian yang berkembang di media sosial dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kondisi sebenarnya. Ia menilai sebagian komentar muncul hanya berdasarkan satu foto yang beredar.
“Tidak semua komponen dijelaskan atau ditampilkan secara detail,” ujar Gloria, akhir Februari lalu. Ia menambahkan bahwa menu MBG disusun berdasarkan perhitungan kebutuhan gizi yang telah ditetapkan.
Menurut Gloria, porsi besar MBG untuk hari tertentu, termasuk bagi ibu hamil dan ibu menyusui, terdiri dari roti, telur, kue kacang, susu, dan kurma. Menu tersebut disebut memiliki kandungan energi sekitar 495,7 kkal, protein 19,3 gram, lemak 16 gram, dan karbohidrat 62,3 gram.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari informasi yang beredar di media sosial. Pihaknya menegaskan bahwa distribusi makanan dalam program MBG telah mengikuti standar gizi yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....