Dua Pekan Ramadan Harga Bahan Pokok Masih Tinggi
- 05 Mar 2026 14:15 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Memasuki Minggu ke 2 puasa Ramadan, harga bahan pokok di Kota Bengkulu bertahan tinggi. Kondisi ini dirasakan oleh masyarakat Kota Bengkulu seiring meningkatnya kebutuhan untuk menghadapi puasa. Seperti pantauan di Pasar Panorama Kota Bengkulu, harga bahan pokok seperti ayam potong, bawang, telur dan cabe masih dibilang cukup tinggi. Harga ayam dijual mulai dari Rp40.000 hingga Rp45.000 per kgnya, sedangan harga telur Rp30.000 hingga Rp40.000 per karpetnya, harga bawang juga demikian menembus harga Rp25.000 per kgnya bahkan cabe merah kering sekarang sudah tembus di harga Rp30.000 per kilo gramnya.
Salah seorang pedagang cabe, Riduan mengatakan bahwa permintaan masyarakat cukup meningkat di bulan puasa Ramadhan. Walaupun demikian, kenaikan harga bahan pokok juga ikut mempengaruhi pedagang, para pedagang harus menyesuaikan modal mereka, agar penghasilan tetap stabil dan tidak mengalami kerugian.
"Kalau soal kenaikan harga bahan pokok ini, tentu sangat terasa dampaknya bagi kami para pedagang. Apalagi kalau modal yang kami miliki terbatas, jadi agak sulit untuk menyesuaikan pemasukan, kami ini juga khawatir nantinya malah bisa mengalami kerugian,” ujarnya, Kamis, 4 Maret 2026.
Sementara itu, salah seorang warga Nike mengatakan bahwa tetap akan membeli kebutuhan pokok di pasar meskipun harganya meningkat dan harus mengeluarkan biaya yang lebih besar dibandingkan hari biasanya. Dikarenakan harga bahan pokok naik, terkadang masyarakat juga tetap membeli meski dengan jumlah yang lebih sedikit.
“Menurut saya, kenaikan harga ini tergolong cukup tinggi, namun karena harus menyesuaikan kebutuhan selama bulan Ramadan, saya pribadi tetap membelinya. Apalagi bahan-bahan tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari yang memang harus ada, mungkin hanya jumlahnya saja yang sedikit dikurangi jika harganya terlalu mahal," Ujarnya.
Selama bulan suci Ramadan, kenaikan harga bahan pokok sering terjadi, kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh faktor distribusi serta pasokan barang. Para pedagang menyebutkan bahwa harga bahan pokok dari distributor mengalami penyesuaian dibandingkan sebelumnya, akibatnya para pedagang juga harus menyesuaikan harga jual kepada masyarakat sebagai pembeli.
Meskipun demikian, aktivitas jual beli selama bulan Ramadan di pasar Panorama Kota Bengkulu masih terlihat ramai dengan masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok, walaupun terjadi kenaikan harga bahan pokok. Para pembeli tetap berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa, dan para pedagang juga berharap harga bahan pokok tidak kembali mengalami lonjakan yang tinggi agar minat beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas pasar tetap berlangsung seperti biasa. Rehan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....