OJK Bengkulu Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan, Lansia Jadi Sasaran

  • 05 Mar 2026 13:58 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kasus penipuan dengan berbagai modus masih kerap terjadi di tengah masyarakat. Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan terkait kasus penipuan dengan beragam modus. Ia mengatakan korban penipuan tidak hanya berasal dari masyarakat yang kurang memahami keuangan, tetapi juga dari mereka yang memiliki pemahaman keuangan dan tingkat pendidikan yang baik.

Ayu menjelaskan para pelaku penipuan kerap memanfaatkan kelengahan masyarakat, terutama kelompok lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap tawaran atau informasi yang mencurigakan.

Ia juga menegaskan bahwa jika menjadi korban penipuan, masyarakat harus segera melaporkan kejadian tersebut melalui Indonesia anti scam centre ( IASC) atau website pengaduan yang disediakan oleh bank tempat transaksi dilakukan. Hal ini penting agar pihak terkait dapat segera melakukan pemblokiran rekening guna mengamankan sisa dana yang masih ada sebelum pelaku menarik uang dari ATM atau memindahkannya.

“Pihak kami telah menerima banyak laporan kasus penipuan dengan berbagai modus, dan korbannya tidak hanya masyarakat yang kurang memahami keuangan tetapi juga mereka yang memiliki pengetahuan keuangan dan tingkat pendidikan yang baik. Pelaku sering memanfaatkan kelengahan masyarakat, terutama lansia, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan tidak mudah percaya,” ujarnya.

Ayu Laksmi Syntia Dewi mengatakan masyarakat juga diminta segera melaporkan kasus penipuan kepada pihak kepolisian karena termasuk tindak pidana. Menurut Ayu, keberhasilan pengembalian dana sangat bergantung pada seberapa cepat korban melaporkan kejadian tersebut melalui layanan pengaduan yang tersedia.

Dengan meningkatnya kasus penipuan tersebut, masyarakat diimbau untuk lebih teliti dan tidak mudah tergiur dengan tawaran yang tidak jelas sumbernya. Kesadaran dan kehati-hatian menjadi kunci penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban penipuan. ( Elni )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....