Pemkab Mukomuko Targetkan 30 Aset Tanah Bersertifikat pada 2026

  • 04 Mar 2026 08:27 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Mukomuko - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko menargetkan sebanyak 30 titik aset tanah milik pemerintah daerah untuk disertifikatkan pada tahun 2026. Saat ini, tahapan dan proses administrasi pensertifikatan tersebut masih terus berlangsung.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Mukomuko, Haryanto, SKM, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pengamanan dan penertiban aset daerah secara berkelanjutan. “Untuk tahun 2026 ini kita targetkan sebanyak 30 titik aset tanah disertifikatkan,” kata Haryanto dikutip Rabu 4 Maret 2026.

Ia menjelaskan, aset tanah yang akan disertifikatkan tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Mukomuko. “Aset tanah yang disertifikatkan ini digunakan untuk sarana pendidikan, kesehatan, dan fasilitas lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, tujuan utama pensertifikatan tanah milik Pemerintah Kabupaten Mukomuko adalah untuk mengamankan aset daerah dari potensi penyerobotan atau klaim pihak lain> Selain itu untuk memberikan kepastian hukum, serta mewujudkan tertib administrasi pengelolaan barang milik daerah (BMD).

Sertifikasi aset dinilai krusial karena selain melindungi aset pemerintah, juga mempermudah proses pengelolaan dan pencatatan administrasi. Dengan adanya legalitas yang jelas, potensi sengketa di kemudian hari dapat diminimalisir.

Dalam prosesnya, petugas dari bidang aset BKD Mukomuko akan berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Kantor Pertanahan dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional melalui kantor ATR/BPN Mukomuko. Kerja sama tersebut meliputi tahapan pengukuran hingga penerbitan sertifikat tanah.

“Nantinya petugas bidang aset bersama pihak Kantor Pertanahan ATR/BPN Mukomuko akan melakukan pengukuran tanah milik pemerintah yang akan disertifikatkan. Mudah-mudahan pensertifikatan aset tanah milik Pemkab Mukomuko tahun ini berjalan lancar,” kata Haryanto.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....