Target Replanting Sawit 2026 di Benteng Capai 500 Hektare

  • 28 Feb 2026 21:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Tengah - Program penanaman kembali (replanting) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kembali dilaksanakan pada 2026. Pemerintah daerah menargetkan luasan replanting mencapai sekitar 500 hektare.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Benteng, Helmi Yuliandri, mengatakan program tersebut masih berlanjut untuk membantu meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat. “Kegiatan replanting tanaman sawit masih ada. Tahun ini targetnya kurang lebih sekitar 500 hektare,” ujarnya, dikutip Sabtu 28 Februari 2026.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan bagi petani yang ingin mengikuti program tersebut. Di antaranya memiliki lahan perkebunan sawit dengan umur tanaman minimal tujuh tahun, menggunakan bibit asalan, serta memiliki tingkat produktivitas rendah.

Selain itu, lahan yang diusulkan tidak boleh berada di dalam kawasan hutan maupun area hak guna usaha (HGU). Ketentuan tersebut menjadi syarat utama agar pengajuan dapat diproses sesuai regulasi yang berlaku.

Untuk mendorong partisipasi petani, Distan Benteng melalui para penyuluh rutin melakukan pembinaan dan pendampingan ke kelompok tani. Langkah ini dilakukan agar kelengkapan administrasi dan proses pengusulan sesuai ketentuan sehingga tidak menimbulkan kendala saat verifikasi.

Helmi menambahkan, realisasi program tahun ini masih dalam tahap pengumpulan data dan verifikasi lapangan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, proses dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian tiga pihak antara bank penyalur, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan kelompok tani.

Dana replanting yang bersumber dari BPDPKS tersebut akan ditransfer melalui bank penyalur ke rekening kelompok tani. Anggaran itu digunakan untuk penumbangan tanaman lama, pembuatan teras, pengadaan bibit, pupuk, pestisida, hingga pengendalian hama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....