Pembangunan Akses Pulau Baai Tunggu Regulasi ODOL
- 27 Feb 2026 15:44 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Rencana pembangunan kembali akses jalan menuju kawasan Pelabuhan Pulau Baai yang dijadwalkan mulai pertengahan tahun 2026 kembali menjadi pembahasan. Hal ini menyusul adanya permintaan dari pihak pengelola pelabuhan agar pemerintah daerah menerbitkan aturan tegas terhadap truk over dimension over loading (ODOL).
Permintaan tersebut dinilai penting guna memastikan jalan yang akan dibangun tidak kembali rusak akibat beban kendaraan yang melebihi kapasitas. Dengan pengaturan yang jelas, infrastruktur yang telah dibangun dapat bertahan lebih lama dan memberi manfaat optimal bagi aktivitas logistik di kawasan pelabuhan.
Menanggapi hal tersebut, R. A. Denni selaku Asisten II Setda Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa pemerintah provinsi menyambut baik rencana percepatan pembangunan akses tersebut. Ia menegaskan pada prinsipnya Pemprov mendukung upaya peningkatan konektivitas menuju pelabuhan sebagai salah satu simpul ekonomi daerah.
Dalam pembahasan ini, pemerintah provinsi juga memperhatikan dampak sosial di sekitar ujung akses jalan. Pasalnya, masih terdapat masyarakat yang memanfaatkan jalur tersebut untuk aktivitas sehari-hari, sehingga kebijakan yang diambil tidak boleh mengabaikan kepentingan warga.
Pemerintah provinsi menegaskan apabila akses tersebut nantinya ditetapkan khusus untuk angkutan batubara, maka harus dipikirkan solusi alternatif bagi masyarakat. Sebaliknya, jika jalan tetap difungsikan sebagai jalur publik, maka perlu pengaturan ketat terhadap kendaraan angkutan batubara agar tidak mengganggu pengguna lain.
Denni menambahkan bahwa terkait kepastian regulasi dari pemerintah daerah, persoalan ini perlu dibahas secara resmi melalui komunikasi dan koordinasi yang jelas antar pihak terkait. Langkah tersebut penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari, terutama menyangkut kewenangan dan tanggung jawab masing-masing pihak.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan siap hadir dan menjadi penengah demi menemukan solusi terbaik bagi semua pihak. Dengan demikian, kepentingan pengelola pelabuhan, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan seiring dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....