BULOG Sidak Pasar Serentak, Stok Pangan di-Bengkulu Aman
- 24 Feb 2026 12:54 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Perum BULOG melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita selama Ramadhan dan Idulfitri 2026.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan nasional serta memberikan kepastian kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bengkulu, Dody Syahrial, mengatakan seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Cabang telah diinstruksikan meningkatkan pemantauan harga dan stok, baik di pasar rakyat maupun pasar induk di Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, BULOG hadir langsung di lapangan untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta pasokan beras dan Minyakita tersedia dalam jumlah cukup. Stok nasional dipastikan dalam kondisi aman, sementara distribusi terus dimasifkan guna mengantisipasi lonjakan permintaan selama Ramadhan dan Lebaran.
Sidak dilakukan jajaran Kanwil Bengkulu dan Kantor Cabang Rejang Lebong dengan menyasar pasar tradisional dan pasar induk. Selain memantau harga, petugas juga mengecek kualitas produk, ketersediaan stok di tingkat pedagang, hingga kelancaran distribusi dari gudang ke titik penjualan.
Dody menjelaskan, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Provinsi Bengkulu saat ini dalam kondisi sangat aman, mencapai lebih dari 10 ribu ton. Untuk komoditas Minyakita, penyaluran dilakukan sesuai ketentuan pemerintah dengan mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Distribusi dilakukan langsung dari gudang BULOG ke pasar guna meminimalisir rantai pasok dan menjaga harga tetap terjangkau," ujarnya.
Selama momentum Ramadhan dan Idulfitri 2026, BULOG Kanwil Bengkulu juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Satgas Pangan, serta instansi terkait untuk mencegah spekulasi harga dan penimbunan.
"Berdasarkan data Kanwil Bengkulu, stok beras tercatat 10.729.895 kilogram, gabah 927.619 kilogram atau setara 463.809 kilogram beras. Total ketersediaan mencapai 11.193.704 kilogram setara beras. Sementara itu, stok minyak goreng mencapai 469.083 liter," katanya.
Lebih lanjut ia menambahkan, BULOG memastikan monitoring dilakukan secara berkala hingga pasca-Lebaran guna menjaga stabilitas harga dan pasokan tetap terkendali di wilayah Provinsi Bengkulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....