BPOM Bengkulu Intensifkan Pengawasan Pangan Olahan Selama Ramadan

  • 22 Feb 2026 19:19 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai POM di Bengkulu mengintensifkan pengawasan pangan olahan selama bulan suci Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Intensifikasi ini merupakan agenda rutin nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, mengingat konsumsi pangan olahan meningkat signifikan, terutama untuk kebutuhan berbuka puasa, parcel Ramadan, serta berbagai produk pangan lainnya.

Kepala BPOM di Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt., mengatakan angkah ini dilakukan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat aman, bermutu, dan layak dikonsumsi. Kegiatan pengawasan dilaksanakan sejak 19 Februari bersama lintas sektor, yakni Dinas Kesehatan Kota Bengkulu serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kota Bengkulu.

Sinergi tersebut menjadi bentuk kolaborasi terpadu dalam memperkuat perlindungan konsumen di wilayah Provinsi Bengkulu. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan produk pangan olahan yang kedaluwarsa, tanpa izin edar, maupun yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Temuan yang ada hanya bersifat administratif dan telah ditindaklanjuti melalui pembinaan kepada para pelaku usaha agar segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepala BPOM di Bengkulu menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya menyasar distributor, tetapi juga ritel modern, pasar tradisional, hingga gudang penyimpanan.

"Pengawasan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momen Ramadan. Melainkan sepanjang tahun sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan pangan," kata dia.

BPOM Bengkulu memastikan setiap produk pangan olahan yang beredar di Provinsi Bengkulu memenuhi standar keamanan dan mutu sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. Perlindungan konsumen menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pengawasan yang dilakukan.

Dengan intensifikasi pengawasan ini, BPOM Bengkulu berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi. Ke depan, penguatan pengawasan berbasis risiko serta peningkatan partisipasi masyarakat akan terus didorong guna mewujudkan ekosistem pangan yang sehat dan terpercaya di Bumi Rafflesia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....