Temuan Bunga Rafflesia Harjati di Kalimantan Timur. KPPL: Spesies Baru
- 20 Feb 2026 10:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Kalimantan - Di hutan Kalimantan Timur para ilmuwan berhasil mengidentifikasi spesies baru Rafflesia yang sebelumnya tidak pernah tercatat di dunia. Namanya Rafflesia harjati, sebuah kebanggaan baru bagi keanekaragaman hayati Indonesia.
Ditemukan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada tahun 2025. Jurnal temuan bunga ini juga dirilis 12 Januari 2026 lalu.
Adapun para penemu dari Rafflesia harjati adalah Prof. Agus Susatya, guru besar ilmu pertanian dari Universitas Bengkulu. Bersama Ridha Mahyuni, Sudarmono, Dian Latifah, Willie Smiths dan Arief Priyadi yang merupakan ahli botani dari BRIN dan berbagai wilayah di Indonesia berkolaborasi dengan Universitas Bengkulu.
Dalam jurnal tersebut, Prof. Agus menyebutkan bunga ini tumbuh di hutan dipterokarpa, dataran rendah dengan ketinggian 325-329 meter di atas permukaan laut. Hidup menumpang pada tanaman inangnya, yakni Tetrastigma.
Wilayah ini termasuk kawasan yang susah dijangkau dan jarang diteliti. Disebut spesies baru karena peneliti melakukan perbandingan morfologi dan analisis DNA. Hasilnya bunga ini berbeda secara genetik dan bentuk dari seluruh Rafflesia yang sudah dikenal di Kalimantan, artinya benar-benar merupakan temuan spesies baru.
Ciri khas bunga Rafflesia harjati memiliki lebar ukuran 17 hingga 22 cm. Perbedaan paling jelas terdapat pada kombinasi ukuran, bunga, pola, bercak, bentuk diafragma, serta struktur ramenta dan cakram bagian dalam.
Pada spesies ini bercak putih cenderung lebih jarang dan berukuran relatif besar sedangkan diafragma lebih tebal. Dengan bukaan yang sempit, ramenta berkembang baik dan berbentuk silindris hingga menyerupai gada kecil. Berbeda dengan spesies lain yang memiliki ramenta lebih pendek atau pipih.
Selain itu struktur cakram memperlihatkan tonjolan khas yang tidak sesuai dengan deskripsi spesies Rafflesia lain yang telah banyak dipublikasikan. Kombinasi karakter tersebut tidak ditemukan pada spesies yang telah ada sehingga mendukung penetapannya sebagai spesies baru bunga Rafflesia.
Sementara itu, Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) mengapresiasi temuan ini. Pendiri KPPL Sofian mengatakan, pada 20 Februari 2026, jika hal ini merupakan sebuah pengingat bahwa alam nusantara masih menyimpan banyak keajaiban. Banyak sisi alam yang menunggu untuk dipahami, dijaga dan diwariskan.
Ia mengatakan pihaknya sangat mendukung penuh konservasi Rafflesia dan terus konsisten mengkampanyekan penyelamatan habitatnya. Juga mengucapkan selamat kepada Profesor. Agus Susatya dan seluruh tim peneliti atas penemuan spesies baru Rafflesia harjati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....