BPOM Bengkulu Periksa Pabukoan, 34 Sampel Negatif Bahan Berbahaya

  • 20 Feb 2026 08:37 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai POM di Bengkulu bersama Dinas Kesehatan Kota Bengkulu melakukan pemeriksaan intensif terhadap jajanan pabukoan atau takjil di sejumlah titik keramaian di Kota Bengkulu, Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, serta Plt. Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelly Hartati, sebagai upaya memastikan keamanan pangan selama Ramadan.

Pengawasan dilakukan di dua lokasi strategis, yakni kawasan Blungguk Point dan View Tower Barukoto. Di Blungguk Point, tim melakukan pengambilan dan pengujian terhadap 24 sampel takjil yang dijual pedagang, sementara di View Tower Barukoto sebanyak 10 sampel turut diperiksa.

Pemeriksaan dilakukan langsung di lapangan menggunakan rapid test kit untuk mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijajakan. Parameter yang diuji meliputi Rhodamin B dan Methanil Yellow sebagai pewarna tekstil yang dilarang pada pangan, serta Boraks dan Formalin yang kerap disalahgunakan sebagai pengawet.

Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, menyampaikan bahwa hasil pengujian terhadap seluruh 34 sampel menunjukkan hasil negatif dari bahan berbahaya. Hal ini menandakan bahwa takjil yang diperjualbelikan di dua lokasi tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Plt. Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Nelly Hartati, menambahkan bahwa pengawasan pangan akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadan. Ia mengimbau para pedagang agar tetap menjaga kebersihan, kualitas bahan baku, serta tidak menggunakan zat tambahan yang dilarang.

Melalui sinergi antara BPOM dan Dinkes Kota Bengkulu, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan pangan. Pengawasan terpadu ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam melindungi kesehatan masyarakat dari risiko bahaya bahan kimia berbahaya pada makanan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....