BPOM Bengkulu Lakukan Pengawasan Keamanan Pangan

  • 19 Feb 2026 11:35 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Menjelang bulan Ramadan, pengawasan keamanan pangan Kota Bengkulu semakin diperketat seiring meningkatnya aktivitas pelaku UMKM yang menjual beragam takjil dan makanan berbuka puasa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan produk yang beredar tetap aman, higienis, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM ) Bengkulu, Kodon, mengatakan aktivitas pelaku UMKM biasanya meningkat saat Ramadan karena banyak yang menghadirkan produk kreatif untuk berbuka puasa sehingga kondisi ini harus diimbangi dengan pengawasan dan pembinaan agar keamanan pangan masyarakat tetap terjaga. Ia menambahkan, seiring meningkatnya penjualan takjil, BPOM Bengkulu juga memperkuat pengawasan sekaligus memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai standar keamanan pangan agar produk yang dijual aman dikonsumsi.

Jelasnya, tahun 2026 ini, tim pengawasan Ramadan tidak menemukan penggunaan bahan terlarang seperti pewarna rhodamin. Diharapkan memang tak ada lagi pedagang yang menggunakan bahan kimia berbahaya itu.

Kodon mengingatkan masyarakat agar lebih teliti terhadap tampilan makanan, terutama warna yang terlalu mencolok atau berubah setelah beberapa waktu. Warna merah cerah yang berubah menjadi keunguan atau kuning sangat terang patut dicurigai karena berpotensi mengandung zat berbahaya seperti rhodamin atau metanil yellow.

Dengan pengawasan yang terus diperkuat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu serta meningkatnya kesadaran pelaku usaha dan masyarakat. Keamanan pangan selama Ramadan diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat dapat berbuka puasa dengan aman dan tenang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....