Tak Dibatasi, Developer Bengkulu Diminta Maksimalkan FLPP 3 Juta Rumah

  • 17 Feb 2026 21:17 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan, menegaskan target pembangunan dalam program tiga juta rumah di Bengkulu tidak dibatasi jumlahnya. Ia mendorong para pengembang memaksimalkan serapan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebagai sumber pembiayaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Saat kami bertemu Pak Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), disampaikan selama kawan-kawan pengembang sanggup, kuotanya akan dikeluarkan. Tidak ada batas,” ujar Irsan.

Irsan menyebut tahun lalu dari sekitar 3.000 kuota, Bengkulu mampu merealisasikan sekitar 2.600 unit rumah subsidi. Diperkirakan tahun ini jumlah tersebut akan bertambah mengingat potensi penyerapan tahun ini cukup besar, terutama dari kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kita hampir 12 ribu PPPK se-provinsi. Ini potensi bagi mereka untuk mengakses rumah subsidi lewat FLPP. Mudah-mudahan bisa mengakomodir PPPK, masyarakat backlog yang belum punya rumah, hingga pasangan muda berpenghasilan rendah,” jelasnya.

Kepala Dinas Perkim Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan.

Selain itu, lanjut Irsan jika sebelumnya pembangunan masih didominasi di wilayah kota, tahun ini pengembang mulai diarahkan memperluas ke kabupaten lain. "Tahun ini berdasarkan perbincangan dengan kawan-kawan asosiasi, memang mereka akan mencoba mengembangkan ke kabupaten-kabupaten lain," kata dia.

Meski kuota tidak dibatasi, Irsan mengingatkan pengembang agar bijak menentukan lokasi pembangunan dengan mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal ini penting agar konsumen tidak dirugikan akibat banjir, lahan sengketa, atau lokasi yang tidak strategis.

Ia juga menekankan kualitas bangunan harus dijaga agar rumah subsidi tetap layak huni dan tidak mengalami kerusakan dalam waktu tiga hingga lima tahun. Untuk Bengkulu, ia memastikan tidak ada rencana pengecilan ukuran rumah subsidi seperti di kota besar, karena ketersediaan lahan masih memadai.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....