Sebanyak 41 Desa Bengkulu Masih Blankspot
- 17 Feb 2026 16:24 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bengkulu mencatat dari total 1.514 desa di Provinsi Bengkulu, masih terdapat 41 desa yang mengalami blankspot dan low signal. Kondisi ini menunjukkan pemerataan akses jaringan telekomunikasi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.
Dari 41 desa tersebut, empat desa masuk kategori blankspot atau sama sekali tidak memiliki jaringan. Keempat desa itu yakni Desa Danau Liang di Kabupaten Lebong, Desa Tebat Laut di Kabupaten Kepahiang, serta Desa Arga Mulya dan Tanjung Aur di Kabupaten Kaur.
Sementara itu, sebanyak 37 desa lainnya berada dalam kategori low signal dengan sebaran terbanyak terdapat di Kabupaten Mukomuko. Wilayah-wilayah ini umumnya hanya menerima sinyal lemah yang belum mampu mendukung aktivitas komunikasi dan akses digital secara optimal.
Seluruh desa dengan status blankspot dan low signal tersebut akan dimasukkan ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah lima tahunan. Perencanaan ini akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, mengatakan meski terkendala anggaran, pihaknya menargetkan penanganan daerah blankspot dapat dilakukan pada tahun 2026. Setelah itu, fokus penanganan akan diarahkan pada wilayah yang masih mengalami low signal.
Berdasarkan laporan dari para penyedia layanan, kondisi blankspot dan low signal terjadi karena letak desa yang berada di kawasan perkebunan dan pegunungan. Faktor geografis tersebut menyulitkan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan jaringan di wilayah-wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi dan akses digital secara lebih merata dan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....